Omzet Pedagang Disekitar Proyek Jembatan Menurun

DUTA TV BANJARMASIN – Pasca adanya pembongkaran bangunan di kawasan proyek Jembatan Alalak beberapa pekan lalu, sejumlah pedagang mengeluhkan turunnya omzet dagangan mereka.

Penyebabnya beberapa konsumen atau langganan mereka yang berada dikawasan itu ikut terkena dampak pembongkaran bangunan.

Warung nasi kuning dan juga warung kebutuhan sehari – hari di sekitar kawasan proyek jembatan alalak ini merupakan salah satu pedagang yang masih bertaha, meskipun sebagian bangunan sudah dihancurkan untuk proyek jembatan .

Bahkan Kartasiah, sang pemilik warung mengaku, sejak pembongkaran dilakukan, dirinya kehilangan omzet hingga 50 persen dibanding sebelum adanya proyek jembatan. Hal itu dikarenakan sejumlah langganannya yang berada di sekitar kawasan itu sudah pindah.

Bertahannya Kartasiah di tempat ini karena sebagian bangunannya masih ada yang tersisa.

“Rumahku di sini juga. Karena ada tanah juga. Masih membuka warung, tapi langganan tak ada lagi. Warung – warung lain juga sudah hilang,”ujar Kartasiah.

Selain Kartasiah, pedagang makanan yang sebelumnya ada di kawasan ini juga mengaku masih bertahan dengan tempat seadanya, karena belum memiliki tempat lain untuk menjalankan usaha.

 

Reporter : Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *