Tapai Amsterdam Kuliner Khas Kapuas

DUTA TV KAPUAS – Tapai Amsterdam sudah dikenal oleh masyarakat di Kalimantan, pembuatannya bukan berasal dari negara Belanda, namun di ambil dari nama desa Mambulau, kecamatan Kapuas Timur, kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Tapai Amsterdam ini, memiliki rasa khas yang membuat konsumen ketagihan.
Salah seorang warga pembuat adalah Sarinah, yang telah menggeluti usaha tapai ini sejak puluhan tahun. Tapai Amsterdam berbahan singkong dan ketan, setiap proses pengolahan singkong dan ketan dikerjakan secara tradsional dan harus difermentasi selama dua hari, sehingga menghasilkan tapai yang aman dan enak untuk dikonsumsi.
“Untuk proses pembuatannya, tapai singkong ini di ambil dari kebun atau dibeli, habis di kupas lalu dipotong dan dicuci bersih, habis itu direndam sebentar sekitar 5 menit, habis itu di rebus, lalu didinginkan,” ujar Sarinah.
Sementara itu, camat Kapuas Timur, Ansari mengatakan, pihaknya sangat mendukung usaha kuliner yang dilakukan oleh masyarakat, dan akan mempermudah proses ijin usaha.
“kami selaku pemerintahan kecamatan Kapuas Timur, tentu mendukung dan memberikan arahan, dan memberikan izin produksi tapai ini, gunanya untuk bisa mereka gunakan untuk mendapatkan bantuan, ataupun menambah daya pikat untuk para pembeli,” kata Ansari, camat Kapuas Timur
Harga Tapai Amsterdam yang sudah dikemas, dijual dengan harga Rp15.000,-. Dengan harga yang murah dan rasa yang nikmat, kuliner tape ini, sangat diminati oleh masyarakat. (red/ant)





