71 Narapidana di Rutan Pelaihari Terkonfirmasi Positif COVID-19

DUTA TV TANAH LAUT – Sebanyak 71 warga binaan Rutan kelas II B Pelaihari, dinyatakan positif terpapar COVID-19.

Hasil tersebut diketahui, setelah dilakukan tes swab dengan peralatan PCR terhadap 278 warga binaan dan petugas di rutan Pelaihari, pada tanggal 30 Juli lalu.

Guna mencegah penularan COVID-19 yang lebih parah, warga binaan yang terkonfirmasi positif langsung dilakukan isolasi, dan dari 71 warga binaan yang dinyatakan positif, 65 orang diantarnya di isolasi di blok A Rutan, dan 6 napi lainnya di karantina di fasyansus.

Selain Napi, dari hasil tes swab PCR juga ditemukan 6 petugas Rutan yang juga dinyatakan terpapar COVID-19, sehingga harus menjalani isolasi mandiri dan sebagian menjalani karantina di RSUD Hadji Boejasin kota Pelaihari.

“Tanggal 30 Juli tes swab, tanggal 4 hasil swab terbit dan dinyatakan awalnya 71 orang warga binaan positif, diantaranya pegawai 6 orang, untuk pegawai karantina mandiri dan karantina di rumah sakit, untuk warga binaan menjalani karantina rumah sakit dan sebagian di blok,” ujar Budi Suharto, kepala Rutan kelas II B Pelaihari.

Budi Suharto, kepala Rutan kelas II B Pelaihari
Budi Suharto, kepala Rutan kelas II B Pelaihari

Penghuni Rutan Pelaihari Over Load 250 %

Penularan COVID-19 di rutan Pelaihari, salah satunya dipicu akibat penghuni rutan yang saat ini mengalami overload hingga 250%.

Diketahui rutan kelas II B Pelaihari sendiri hanya berkapasitas 100 orang, namun kondisisaat ini dijejali 278 warga binaan.

Reporter : Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *