Covid-19 Sebabkan Istri Tokoh Agama di Kalteng Meninggal

 

DUTA TV – Satu dari dua orang yang terkonfirmasi positif di Kelurahan Pulang Pisau Kecamatan Kahayan Hilir, Kalimantan Tengah meninggal dunia. Pemakaman jenazah korban dilakukan dengan protokol Covid-19.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau dr Muliyanto Budiharjo membenarkan berita tersebut.

“Untuk pemakaman, pihak RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya sudah berkoordinasi dan keluarga telah menerima sehingga langsung dimakamkan dini hari di Palangka Raya,” kata Muliyanto di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Ahad (7/6).

Pasien yang terkonfirmasi positif  merupakan pasangan suami istri. Sementara pasien yang meninggal dunia adalah sang istri, dan suami masih dalam perawatan di RSUD Doris Sylvanus.

Menurut Muliyanto, pihaknya masih melakukan penelusuran bagaimana dua pasien yang terkonfirmasi positif tersebut terpapar. Latar belakang suami sendiri merupakan tokoh agama di lingkungannya, sehingga bisa saja terjangkit dari orang tanpa gejala (OTG).

“Secara imun mungkin OTG yang berkeliaran ini cukup kuat. Mereka bisa sebagai pembawa atau carrier yang bisa menjangkitkan kepada orang-orang sekitarnya,” katanya.

Muliyanto mengatakan bahwa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 masih melakukan tracking atau penelusuran terhadap orang-orang yang pernah dekat dengan pasien yang terkonfirmasi positif tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, kata Muliyanto, keduanya berasal dari klaster Lebaran. Sebagai tokoh agama, sang suami juga aktif dalam kegiatan keagamaan dan menjadi salah satu pengurus dalam amil zakat setempat.

Dengan penambahan dua orang tersebut, kata Muliyanto, total terkonfirmasi positif Covid-19  Kabupaten Pulang Pisau menjadi sembilan orang, dan lima di antaranya sembuh, sedangkan empat orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.(ern/rep)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *