Nadjmi Adhani : Banjarbaru Zona Merah, Jangan Dianggap Enteng

DUTA TV BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, menetapkan daerahnya sebagai wilayah zona merah Corona Virus Disease 19 (COVID-19).
“Bagi saya Kota Banjarbaru sudah masuk zona merah. Hal ini lebih baik sehingga masyarakat lebih waspada dan tidak menganggap enteng virus COVID-19 yang sudah menjadi pandemi seluruh dunia,” katanya di Banjarbaru, Senin (13/4).
Wali kota yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banjarbaru itu menegaskan, status zona merah itu berlaku secara menyeluruh dan akan dilakukan pemetaan per wilayah kelurahan.
Menurut Nadjmi, pihaknya bersama jajaran terkait akan melakukan pendataan wilayah mana paling banyak penyebaran sehingga bisa ditetapkan status per wilayah.
“Petugas akan melakukan pendataan sebaran virus dan menelusuri rekam jejak orang yang terindikasi. Apabila 60 persen terindikasi virus menyebar di satu wilayah maka akan ditetapkan status wilayahnya,” lanjut Nadjmi.
Data Gugus Tugas COVID-19 Banjarbaru menyebutkan, dua orang positif terinfeksi virus COVID-19 dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin. Sementara, 225 orang lainnya status Orang Dalam Pemantauan (PDP).(ern/rep)





