40{5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696} Peserta BPJS Kesehatan Mandiri Nunggak

DUTA TV BANJARMASIN – Tingkat kesadaran peserta BPJS Kesehatan mandiri di Banjarmasin dalam membayar iuran masih belum seperti yang diinginkan Pemerintah.

Hal ini terungkap saat rapat kerja bersama antara  Komisi IV DPRD Banjarmasin dengan BPJS Kesehatan Banjarmasin.

Dari jumlah warga sebanyak 667 ribu, 556 ribu merupakan peserta BPJS Kesehatan atau sebanyak 80,6 {5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696}, dan 40 {5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696} peserta melakukan tunggakan pembayaran.

Kepala BPJS Kesehatan Banjarmasin Tutus Novita Dewi mengatakan iuran yang masuk minim, jika dibanding biaya yang mereka keluarkan untuk membayar layanan peserta.

“40 persen peserta menunggak, ada beberapa. 30 milyar nunggak, ada beberapa hal tidak bisa bayar, itu kita usulkan diverifikasi. Jika tak mampu bayar bisa dialihkan peserta penerima bantuan iuran, ada juga yang  kesadarannya kurang. Kalau mereka sakit baru bayar. Lebih banyak biaya yang kami keluarkan atau bayarkan,”katanya.

Menanggapi persoalan yang mengemukan, Ketua Komisi IV DPRD kota Banjarmasin Matnor Ali mengharapkan agar layanan bagi masyarakat tetap maksimal untuk kebutuhan dasar medik.

“Dari jumlah 668 ribu jiwa, sesuai aturan iuran semua naik. Dengan itu kita berharap agar layanan harus tetap maksimal. Jika ada keluhan segera lapor ke nomor aduan BPJK untuk segera ditindak lanjuti,”ujar Matnor Ali.

Untuk memaksimalkan kinerja, DPRD juga siap menampung keluhan masyarakat pengguna BPJS Kesehatan di rumah sakit. Apabila mendapat perlakukan tidak wajar segera melaporkan atau mengadu ke hotline layanan BPJS Kesehatan di nomor 1500400.

 

Reporter : Fadli Rizki

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *