1,3 Juta Siswa SMA Sederajat Ikut TKA Gelombang 2

Jakarta, DUTA TV – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Gelombang 2 resmi dimulai pada Senin (2/11). Sebanyak 1,3 juta siswa dari jenjang SMA dan sederajat mengerjakan tes bahasa Indonesia.
Pada pelaksanaan hari pertama, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, memberikan penguatan kepada jajaran dinas pendidikan dan tim pemantauan di Posko Pelaksanaan TKA.
Penguatan tersebut dilakukan untuk memastikan koordinasi dan penanganan TKA berjalan optimal.
Dalam kunjungannya ke Posko TKA, Wamendikdasmen Atip memberikan arahan mengenai sejumlah tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan asesmen.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas teknis, khususnya untuk mendukung pelaksanaan TKA di sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis tersendiri.
“Ke depan, kapasitas teknis dan dukungan pelaksanaan TKA perlu terus ditingkatkan, terutama untuk menjangkau sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan, seperti di Provinsi Kepulauan Riau.
“Dengan kondisi geografis yang terdiri atas ratusan pulau, tentu diperlukan kesiapan dan dukungan teknis yang lebih optimal agar seluruh satuan pendidikan dapat melaksanakan TKA dengan baik,” ungkap Atip dalam keterangan resminya dikutip Selasa (3/11/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, pelaksanaan hari pertama berlangsung dengan lancar.
Tim pemantauan juga terus mengantisipasi potensi kendala teknis serta mencegah terjadinya pelanggaran.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, mengajak seluruh siswa untuk mengikuti TKA dengan jujur dan semangat.
“TKA bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan kesempatan untuk mengenali capaian belajar masing-masing,” ujar Toni.
Pihak Kemendikdasmen menegaskan TKA bukan merupakan asesmen yang wajib diikuti maupun sebagai penentu kelulusan.
TKA diselenggarakan untuk memperoleh informasi mengenai capaian akademik siswa yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pembelajaran.
HasilTKA diharapkan dapat memberikan gambaran capaian akademik siswa secara objektif.
Nantinya, informasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan, pendidik, dan orang tua untuk memahami kebutuhan belajar siswa serta merumuskan langkah perbaikan pembelajaran.
Masyarakat yang ingin mengadukan kecurangan TKA atau memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) melalui laman resmi https://ult.kemendikdasmen.go.id/.(dtk)





