Demo Karhutla Ricuh, Pagar Gedung Dewan Roboh

Banjarmasin, Duta TV — Aksi unjuk rasa yang digelar BEM se-Kalimantan Selatan bersama Aliansi Rakyat Kalsel Melawan berlangsung tegang. Massa mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai bencana nasional.

Situasi memanas ketika sejumlah mahasiswa berupaya melompati pagar untuk masuk ke gedung dewan. Aksi saling dorong tak terhindarkan hingga massa menerobos paksa dan merusak pagar depan hingga roboh.
Ketua DPRD Kalsel yang sebelumnya menemui massa dan mendengarkan aspirasi memilih masuk ke dalam gedung dengan alasan kondisi kesehatan. Ia menegaskan tidak mungkin seluruh massa diperbolehkan masuk ke gedung dewan, sementara aspirasi telah diterima saat orasi.
“Masyarakat masih belum puas maunya pengen audiensi lagi ke dalam tapi gak mungkin kita audiensi ke dalam ini ada dua kubu ruangan terbatas dan kedua tadi apalagi kita sudah setuju apalagi yang dijawab Pertamina ada yang menjawab karhutla ada yang menjawab tapi kalau untuk mencari kesalahan meniwas menuduh menyalah itu bukan tanggung jawab kita apapun aspirasi mahasiswa kita tampung semuanya karena mereka yang menyuarakan masa depan bangsa ini tapi sesuai dengan aturan-aturannya,” kata H. Supian HK, Ketua DPRD Kalsel.
Selain menuntut penetapan karhutla sebagai bencana nasional, massa juga menyoroti persoalan antrean panjang bahan bakar minyak yang masih terjadi di sejumlah SPBU di Kalimantan Selatan. Massa meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menangani karhutla serta mengatasi persoalan distribusi BBM.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





