DPRD Tanah Bumbu Soroti Silpa dan Prioritas RAPBD 2027

Banjarmasin, Duta TV — Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, Hasanuddin, didampingi Ketua DPRD, Andrean Atma Maulani. Rapat turut dihadiri anggota dewan, unsur Forkopimda, serta perwakilan pemerintah daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana.
Dalam pemandangan umum tersebut, enam fraksi menyoroti rencana keuangan daerah dengan proyeksi pendapatan sekitar Rp2 triliun 185 miliar, sementara belanja daerah mencapai sekitar Rp2 triliun 888 miliar.
Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan, termasuk rencana pemanfaatan SiLPA yang nilainya mencapai lebih dari Rp702 miliar.
Fraksi PDI Perjuangan, melalui pemandangan umum yang dibacakan Sarniah, menyoroti potensi ruang fiskal dari perubahan kebijakan penggajian PPPK. Potensi tersebut dinilai perlu dikaji dan dioptimalkan untuk mendukung keseimbangan anggaran daerah.
Sementara itu, Fraksi Golkar dan Fraksi PKB menekankan pentingnya transparansi asal-usul serta dasar perhitungan SiLPA agar penggunaannya tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Fraksi PAN dan Nasdem Sejahtera mendorong agar anggaran pendidikan dan kesehatan berdampak langsung pada peningkatan mutu pelayanan, sekaligus mendorong pemerataan akses hingga ke wilayah perdesaan.
Adapun Fraksi Gerindra menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan anggaran dengan penguatan ekonomi masyarakat, disertai evaluasi terhadap realisasi program pada tahun sebelumnya.
Berbagai catatan dan masukan fraksi ini akan menjadi bahan dalam tahap pembahasan selanjutnya.
DPRD Tanah Bumbu bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah akan mengkaji rencana pendapatan, belanja, dan pembiayaan agar RAPBD 2027 disusun secara terukur, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Reporter: Norman
RLPPD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2020






