Polda Kalsel Optimalkan Drone dan Sulfaktan untuk Atasi KARHUTLA

Banjarmasin, Duta TV — Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan terus diupayakan melalui berbagai langkah.
Namun, keterbatasan sumber air dan sulitnya menjangkau lokasi kebakaran menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.
Kondisi lahan gambut juga menjadi perhatian, karena api dapat bertahan di dalam lapisan tanah sehingga memerlukan penanganan khusus agar tidak kembali menyala.
Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyebut, sejumlah inovasi kini dimanfaatkan untuk mendukung pemadaman karhutla.
Di antaranya penyediaan bioflok berkapasitas 12.000 liter di dekat lokasi penanganan, pemanfaatan teknologi drone, serta penggunaan cairan sulfaktan.
Polda Kalsel juga berencana meningkatkan produksi cairan sulfaktan agar ketersediaannya dapat memenuhi kebutuhan penanganan karhutla di berbagai wilayah.
Dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel disebut turut membantu persiapan produksi cairan tersebut.
Melalui penguatan sarana dan inovasi pemadaman, Polda Kalsel berupaya mengatasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus mendukung penanganan karhutla secara lebih optimal.
Reporter: Mawardi





