Pemulihan Sumatera Lanjut Ditengah Terjangan Banjir Susulan

Jakarta, DUTA TV – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berjalan meskipun banjir serta tanah longsor susulan kembali merusak sejumlah infrastruktur.
“Rehab dan rekonstruksi pascabencana Sumatera ini terus berjalan, meskipun ada banjir-banjir susulan juga,” kata Budi dalam keterangannya bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Kamis.
Budi mengatakan bencana susulan menambah tantangan pemulihan, terutama di sejumlah wilayah yang kembali dilanda hujan lebat, banjir, dan tanah longsor.
Di Sumatera Barat, banjir susulan melanda Kota Padang pada Sabtu (10/10), sedangkan Kabupaten Solok masih menjalani pemulihan setelah banjir bandang yang terjadi pada 21 September 2026.
Sementara itu, di Aceh, banjir dan tanah longsor kembali merusak sejumlah ruas jalan dan jembatan, termasuk jalur yang menghubungkan Bireuen dengan Aceh Tengah.
Budi mengatakan pemerintah terus mengoordinasikan penanganan dampak bencana dengan membagi tugas antarkementerian dan lembaga agar rehabilitasi infrastruktur serta fasilitas publik dapat berlangsung secara bersamaan.
Kementerian Pekerjaan Umum akan memaparkan perkembangan perbaikan jalan, jembatan, sungai yang mengalami sedimentasi, serta pembangunan kembali fasilitas publik yang rusak.
Pekerjaan tersebut juga mencakup pembangunan fisik sejumlah puskesmas pembantu, sekolah, dan kantor pemerintah desa.
Pemerintah menargetkan pemulihan operasional fasilitas kesehatan pada 2026, sedangkan pemulihan fisik seluruh fasilitas ditargetkan rampung pada 2027.
Budi menegaskan bencana susulan tidak boleh menghentikan rehabilitasi dan rekonstruksi yang sedang berjalan.
Karena itu, koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kementerian terkait diperlukan agar kerusakan baru dapat ditangani tanpa mengabaikan kebutuhan pemulihan masyarakat akibat bencana sebelumnya.(ant)





