DVI Polda Kalsel Identifikasi Tiga Jenazah KM Virgo Transport 8, Sepuluh Masih Berproses

Banjarmasin, Duta TV — Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Polisi Dokter Much Sofwan, mengungkapkan tiga korban yang berhasil diidentifikasi masing-masing Muhammad Anwaril Ma’arif, berusia 18 tahun, asal Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.
Korban kedua adalah Mochamad Supardi, berusia 70 tahun, asal Surabaya, Jawa Timur. Sementara korban ketiga yaitu Supiani, berusia 45 tahun, warga Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.
Ketiga jenazah tersebut tercatat dalam data DVI dengan nomor post mortem PM 055, PM 063, dan PM 070.
Identitas korban dipastikan melalui pencocokan data post mortem dengan data ante mortem yang diperoleh dari keluarga.
Meski demikian, proses identifikasi masih menghadapi kendala akibat kondisi jenazah yang telah rusak. Kondisi ini menyebabkan sejumlah karakteristik fisik, termasuk sidik jari dan wajah, sulit dikenali.
“Memang sampai hari ini yang mempersulit kita karena proses pembusukan. Kondisi jenazah sangat sulit diidentifikasi. Karena tadi kondisi sidik jari, wajah, sudah sulit dikenali,” ujar Kombes Pol Much Sofwan, Kabid Dokkes Polda Kalsel.
Untuk mengatasi kendala tersebut, tim DVI juga mengandalkan pemeriksaan DNA sebagai salah satu metode identifikasi.
Sofwan menjelaskan, pengambilan sampel DNA telah dilakukan terhadap seluruh jenazah sejak awal proses identifikasi.
Hasil pemeriksaan DNA kemudian digunakan untuk membantu memastikan identitas korban, terutama ketika ciri fisik tidak lagi dapat dikenali secara optimal.
Reporter: Nina Megasari





