Rutan Kapuas Gandeng TNI-Polri, Buktikan Komitmen Zero Narkoba melalui Tes Urine Massal

KUALA KAPUAS, DUTA TV – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas menggandeng TNI-Polri dalam pelaksanaan tes urine massal terhadap pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan ini melibatkan personel Kepolisian Resor (Polres) Kapuas dan Komando Distrik Militer (Kodim) 1011/Klk). Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan pemeriksaan berlangsung dengan pengawasan yang ketat, objektif, dan transparan.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristanto, mengatakan pelaksanaan tes urine merupakan langkah deteksi dini sekaligus tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
“Tes urine ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan Rutan Kapuas yang bersih dari narkoba. Pemeriksaan dilakukan tidak hanya kepada warga binaan, tetapi juga kepada jajaran pegawai,” ujar Daniel, Jumat (18/09/2026).
Sebanyak 130 orang mengikuti pemeriksaan tersebut. Terdiri dari 30 pegawai Rutan Kapuas, 20 WBP wanita, dan 80 WBP laki-laki. Seluruh proses pengambilan sampel dilakukan secara bergantian dan tertib dengan pengawasan melekat untuk memastikan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur yang berlangsung pada Kamis, 17 September 2026.
Daniel menyebut keterlibatan Polres Kapuas dan Kodim 1011/Klk menjadi bentuk nyata sinergi dalam mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Kami melibatkan unsur TNI dan Polri agar proses pemeriksaan dapat berjalan secara transparan dan objektif. Ini juga menjadi bentuk sinergitas dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan Rutan,” katanya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh 130 sampel urine dinyatakan 100 persen negatif dari indikasi konsumsi narkotika maupun obat-obatan terlarang.
Daniel menegaskan, hasil tersebut menjadi penguat komitmen Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas untuk mempertahankan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba atau Zero Halinar.
“Hasil ini tentunya menjadi hal yang positif bagi kami dan semakin memperkuat komitmen untuk mempertahankan Rutan Kapuas tetap Zero Halinar,” pungkasnya.





