Kanker Payudara Masih Teratas Penyakit Mematikan

Banjarmasin, Duta TV — Ketua dan pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Banjarmasin dikukuhkan di Aula Kayuh Baimbai, Rabu siang (15/07/26). Siti Wasilah kembali terpilih sebagai Ketua Yayasan yang organisasinya fokus terhadap penderita kanker, khususnya di Kota Banjarmasin.

Mereka juga terus melakukan sosialisasi kepada warga agar bisa secara berkala melakukan pengecekan kesehatan mereka. Terlebih saat ini dari pemerintah sudah ada program CKG atau Cek Kesehatan Gratis.

Menurut Ketua YKI Banjarmasin, Siti Wasilah, berdasarkan data tahun 2025, kasus kanker payudara menjadi yang tertinggi di Banjarmasin dengan 42 kasus, disusul kanker leher rahim sebanyak 24 kasus dan kanker kolorektal atau kanker usus besar sebanyak empat kasus. Setelah itu terdapat kasus kanker hati, kanker paru, dan kanker darah.

“Kanker serviks dan payudara, kalau pria kanker paru. Karena Banjarmasin dilintasi sungai kemudian berawa, ada faktor yang kaitannya dengan pola makan, yakni kanker usus besar meningkat. Padahal itu berisiko untuk kanker usus besar. Paling banyak tahun 2025 nomor satu kanker payudara 42 kasus, kanker leher rahim 24 kasus, kanker usus besar 4 kasus. Ini bisa jadi perhatian warga. Bisa memanfaatkan CKG,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mengajak seluruh pengurus YKI Banjarmasin agar tidak hanya fokus pada edukasi dan sosialisasi, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para penderita kanker.

“Orang yang sedang berjuang melawan kanker tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga dukungan dan semangat dari keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Itu sangat berarti bagi proses pemulihan mereka,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini, YKI Kota Banjarmasin juga akan memperkuat kegiatan sosial, termasuk penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang sedang menjalani pengobatan kanker sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kemanusiaan.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *