Reses ke Warga Basirih, Saut Nathan Samosir Dihadang Keluhan Nasib Belasan Anak Putus Sekolah

Banjarmasin, Duta TV — Masalah pendidikan masih menjadi problem utama dalam reses atau penelaahan aspirasi masyarakat dari anggota DPRD Kota Banjarmasin.

Seperti yang didapat Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Saut Nathan Samosir. Dalam reses bersama warga Basirih, anggota Komisi IV tersebut mendapati keluhan adanya belasan anak putus sekolah di kawasan Basirih.

Ketua RT 07, Yuli, menyampaikan bahwa dirinya berharap dewan bisa membantu dan mengarahkan Dinas Pendidikan serta Dinas Sosial agar memperhatikan lantaran anak-anak tersebut putus sekolah karena faktor ekonomi dan yatim.

“Tempat saya ini banyak anak putus sekolah, ada kelas 3, 4 sampai 5 dan mereka sudah lama itu. Saya sering mengajak tapi begitulah, dan sudah saya laporkan juga. Saya harap ada bantuan karena mereka ini orang tidak punya dan yatim. Mudah-mudahan bisa dibantu,” ucapnya.

Sementara itu, terkait hal itu, Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, akan langsung menindaklanjuti hal ini dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan, serta langsung mengarahkan stafnya untuk mengecek dan membawa para anak-anak putus sekolah tersebut mendaftar di sekolah terdekat dan diproses agar bisa mendapatkan bantuan KIP.

“Saya cukup kaget mendengar langsung dari masyarakat bahwa masih ada lebih dari 10 anak di Basirih yang putus sekolah karena faktor ekonomi. Yang lebih memprihatinkan, mereka ternyata tidak tercover dalam program bantuan pendidikan. Ini menjadi pertanyaan besar, mengapa mereka bisa luput dari perhatian pemerintah. Saya akan meminta Dinas Pendidikan segera turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi dan mencari solusi konkret. Negara tidak boleh membiarkan satu pun anak kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena persoalan ekonomi. Dan saya juga sudah menyuruhkan staf saya ke sana,” ujarnya.

Selain masalah pendidikan, dalam reses ini juga banyak warga mengadukan persoalan infrastruktur.

Reporter: Ade Yanuar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *