Protes Harga Anjlok, Peternak Mandi Telur dan Bagikan Ayam Gratis

Solo, DUTA TV – Seratusan peternak ayam broiler dan ayam petelur Soloraya dari Boyolali, Klaten, Karanganyar hingga Sukoharjo menggelar aksi di Bundaran Gladag, Kota Solo, Jawa Tengah pada Selasa (7/7/2026) pagi.
Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan protes terkait anjloknya harga telur ayam yang menyentuh angka Rp 17.000-Rp 18.000 per kilogram (kg) dan ayam potong atau broiler hidup Rp 13.000 per kg.
Aksi protes diwarnai dengan mandi telur sebanyak 5 Kg yang dilakukan oleh salah seorang peternak asal Kabupaten Karanganyar.
Aksi juga diwarnai dengan bagi-bagi tiga peti telur gratis sebanyak 45-50 Kg, 30 ekor ayam petelur hidup dan 50 ekor ayam broiler kepada warga dan pengguna jalan yang melintas.
Aksi dilakukan para peternak dengan mengenakan kostum Spider-Man dan Ultra-Men.
Koordinator aksi, Prajuni, mengatakan kondisi harga telur dan ayam yang anjlok selama dua bulan terakhir membuat para peternak terus merugi ratusan juta hingga miliaran rupiah.
“Harapan saya suara ini sampai ke pemerintah, karena ya memang ini kebijakan pemerintah yang belum tegas diterapkan,” ujar Prajuni di sela-sela aksi, Selasa (7/7/2026).
Pihaknya meminta aturan-aturan yang lahir dari peraturan menteri pertanian (Permentan) dijalankan dengan tegas di periode ke depan, sehingga kondisi harga telur dan ayam anjlok tidak terjadi lagi.
Menurutnya pemerintah harus memperhatikan keseimbangan supply-demand dengan memperhatikan kebutuhan berdasar pada data Badan Pusat Statistik (BPS).
“Seperti misalnya ya, impor GPS (Grand Parent Stock). Impor GPS itu kan mempengaruhi supply dua tahun berikutnya. Jadi prediksinya sudah tahu, mau berapa kebutuhannya sudah diketahui. Otomatis disesuaikan dengan itu,” jelasnya.
Pihaknya juga meminta pemerintah mengevaluasi para investor yang tidak memiliki latar belakang perunggasan.
Para peternak berharap pemerintah dapat menaikkan harga ayam dan telur di atas harga pokok penjualan (HPP) yakni untuk harga telur Rp 23.000 per Kg dan ayam broiler Rp 19.500-Rp 20.000 per Kg.(kom)





