Pansus DPRD Mulai Telusuri 34 Aduan SPBU di Kalsel

Banjarmasin, DUTA TV – Sebanyak 34 laporan masyarakat terkait dugaan persoalan distribusi BBM bersubsidi di sejumlah SPBU mulai ditindaklanjuti Panitia Khusus (Pansus) Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Kalimantan Selatan.

Dari puluhan laporan tersebut, pansus akan memilih sejumlah SPBU sebagai sampel untuk dilakukan pendalaman menggunakan data distribusi, barcode transaksi, hingga rekaman CCTV.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo mengatakan, laporan masyarakat yang telah diterima masih akan dikompilasi sebelum dilakukan penelusuran lebih lanjut bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

“Kita memiliki sekitar 34 laporan masyarakat terkait SPBU yang bermasalah. Setelah audit internal dilakukan dan datanya kita kompilasi, nanti akan dipilih beberapa sampel SPBU untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut,” ujarnya usai rapat bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Rabu (24/6/2026).

Menurut Kartoyo, proses pendalaman dilakukan untuk melihat secara langsung mekanisme distribusi BBM bersubsidi, mulai dari penyaluran dari depo hingga pelayanan kepada masyarakat di SPBU.

Dalam rapat tersebut, Pertamina juga menyatakan siap mendukung audit internal melalui penelusuran sistem digital, termasuk barcode transaksi dan rekaman CCTV yang terhubung hingga nozzle pengisian BBM.

Selain itu, Pertamina menyatakan bersedia menyerahkan data distribusi BBM bersubsidi secara rinci per kabupaten dan per SPBU di seluruh Kalimantan Selatan sebagai bahan kajian pansus.(bpost)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *