Keripik Bayam Bergizi, Inovasi Warga Desa Gudang Hirang Cegah Stunting dan Dongkrak Ekonomi Keluarga

Kabupaten Banjar, Duta TV Puluhan ibu rumah tangga di RT 3 Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, mengikuti pelatihan pembuatan keripik bayam yang digelar sebagai upaya meningkatkan gizi keluarga sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Pelatihan tata boga tersebut menghadirkan praktik langsung mengolah bayam menjadi keripik yang renyah dan memiliki nilai jual. Bayam dipilih karena kaya akan nutrisi penting seperti zat besi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan anak serta membantu pencegahan stunting.

Melalui olahan yang lebih menarik, sayuran hijau diharapkan semakin mudah diterima oleh anak-anak maupun anggota keluarga lainnya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mendukung program pencegahan stunting di lingkungan masyarakat.

Pelatihan tersebut digelar bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi dan Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Gusti Abidinsyah.

H. Gusti Abidinsyah mengatakan, “Pada hari ini kami berkunjung ke Desa Gudang Hirang, Kecamatan Sungai Tabuk, dalam rangka sosialisasi dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila. Bersama rekan-rekan, kami juga mengadakan pelatihan tata boga di RT 3. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat yang baik untuk kesejahteraan keluarga, khususnya masyarakat di RT 3.”

Pelaksana Tugas Sekretaris Desa Gudang Hirang, Rizali Hadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dalam kesempatan ini saya mewakili pembakal dan seluruh warga Desa Gudang Hirang mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Gusti Abidinsyah yang telah melaksanakan pelatihan tata boga bagi ibu-ibu di wilayah kami,” ujar Rizali.

Senada dengan itu, Ketua RT 3 Desa Gudang Hirang, Siti Bulkis, berharap pelatihan tersebut dapat membantu warga mengembangkan usaha rumahan berbasis pangan lokal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Gusti Abidinsyah karena telah melatih warga kami dalam tata boga untuk memajukan usaha masyarakat di desa,” katanya.

Selain meningkatkan pengetahuan mengenai pengolahan pangan sehat, pelatihan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya usaha rumah tangga berbasis produk pangan lokal yang bernilai ekonomis.

Dalam kesempatan yang sama, Gusti Abidinsyah juga menekankan pentingnya semangat gotong royong, kebersamaan, dan kemandirian ekonomi sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *