Polisi Petakan Lokasi Titik Kumpul Kelompok Remaja Tawuran

Banjarmasin, Duta TV — Aksi kelompok remaja yang diduga tergabung dalam gangster kembali menjadi perhatian aparat kepolisian dan masyarakat di Kota Banjarmasin.

Keberadaan mereka dinilai meresahkan karena kerap melakukan aksi tawuran di sejumlah lokasi sepi, khususnya di wilayah Banjarmasin Selatan.

Polisi menyebut maraknya aksi tawuran remaja dipengaruhi oleh minimnya pengawasan dari orang tua.

Sebagian besar pelaku masih berusia remaja dan sering berkumpul hingga larut malam tanpa pengawasan yang memadai.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan, AKP Joko Sulistyo, menuturkan para remaja tersebut biasanya berkumpul di lokasi-lokasi yang jauh dari keramaian dan jarang dilalui masyarakat.

Dalam sejumlah kasus, mereka diduga mengonsumsi minuman keras oplosan sebelum melakukan aksi tawuran.

AKP Joko Sulistyo soroti lemahnya pengawasan orang tua terhadap remaja.

“Pengawasan dari orang tua masih kurang. Seharusnya sekitar pukul sembilan atau sepuluh malam mereka sudah berada di rumah. Yang berbahaya ketika mereka berkumpul, kemudian mengonsumsi minuman keras oplosan hingga mabuk dan muncul ide untuk melakukan tawuran,” ujarnya.

Ia menyebut lokasi tawuran berpindah dan kerap terjadi saat malam hari.

“Dari analisis kami, lokasi tawuran selalu berpindah-pindah. Mereka biasanya memilih tempat yang sepi dan jarang dilalui orang. Korban yang mengalami luka paling parah umumnya mengalami cedera pada kaki dan tangan,” tambahnya.

Ia mengatakan patroli rutin kembali diaktifkan untuk mencegah tawuran.

“Mereka juga biasanya beraksi saat sebagian besar masyarakat sudah tidur. Karena itu, kami kembali mengaktifkan patroli rutin,” tambahnya.

Selain menimbulkan keresahan, aksi tawuran antar kelompok remaja ini juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat maupun para pelaku sendiri.

Beberapa korban bahkan mengalami luka akibat penggunaan senjata tajam dalam bentrokan tersebut.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, kepolisian meningkatkan patroli rutin pada malam hingga dini hari, terutama di sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi lokasi berkumpulnya kelompok remaja.

Polisi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun tindak kriminal lainnya.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *