Reses di Perbatasan, H. Jahrian Soroti Jalan dan Jembatan hingga Nasib Guru PAUD

Barito Kuala, Duta TV — Suasana reses Anggota DPRD Kalimantan Selatan H. Jahrian di Desa Gandaraya dan Desa Mantaren, Kecamatan Anjir Pasar, penuh dengan aspirasi.

Reses yang dihadiri kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RT, serta masyarakat ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Mayoritas keluhan warga berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang dinilai belum memadai. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan kerusakan tanaman padi akibat serangan penyakit tungro yang berdampak pada hasil panen petani.

Tak hanya soal infrastruktur dan pertanian, persoalan pendidikan turut menjadi perhatian. Warga menyampaikan kondisi guru PAUD swasta yang masih menerima honor relatif rendah, bahkan dibayarkan setiap tiga bulan sekali.

Menurut H. Jahrian, pembangunan infrastruktur merupakan faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Ia menyoroti pentingnya peningkatan akses jalan, termasuk jalur penghubung menuju Desa Sungai Saluang yang kondisinya dinilai masih memerlukan perhatian serius.

Selain jalan, H. Jahrian juga menyoroti keberadaan dua titik jembatan yang dinilai krusial karena menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi hasil produksi desa.

“Saya sudah kemarin kontrol, bahkan kita sempat berair-air ke sana karena masuk ke lokasi, ya kan? Jembatannya, jalannya itu. Jadi, infrastruktur tersebut sangat penting, karena kunci daripada suatu ekonomi di desa adalah infrastruktur di desa. Nah, apakah itu nanti jalan desa atau diimbahkan ke jalan kabupaten atau provinsi, itu nanti tergantung daripada hasil survei kami nanti di lapangan. Namun menurut saya, itu adalah jalan kabupaten,” ungkap Jahrian.

Berbagai aspirasi masyarakat yang diterima akan menjadi bahan perjuangan di tingkat provinsi maupun koordinasi dengan pemerintah kabupaten, terutama terkait peningkatan infrastruktur, penanganan sektor pertanian, dan kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah perbatasan.

Warga berharap hasil reses ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga persoalan jalan, jembatan, pertanian, dan pendidikan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat Anjir Pasar dapat memperoleh solusi nyata dari pemerintah.

Tim Liputan

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *