Arus Balik Lebaran Jalur Darat hingga Udara Meningkat

Jakarta, DUTA TV – Arus kendaraan dan penumpang yang kembali menuju Jakarta serta sejumlah kota besar lainnya terus meningkat seiring berakhirnya masa libur Lebaran 2026 dengan lonjakan mobilitas terlihat di berbagai moda transportasi mulai dari jalan tol, jalur arteri, kereta api, hingga penerbangan.

Pergerakan ini menunjukkan dimulainya fase sibuk arus balik ketika para pemudik kembali ke rutinitas setelah merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Di jalur darat, volume kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek terus menunjukkan peningkatan. Data PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menunjukkan, hingga Selasa (24/3) malam, sebanyak 85.453 kendaraan telah melintas keluar dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Jakarta.

Vice President Corporate Secretary and Legal PT JTT Ria Marlinda Paalo mengatakan lonjakan arus kendaraan mulai terlihat sejak malam hari, terutama kendaraan yang datang dari arah Jawa Tengah.

“Karena memang melihat saat ini sudah naik untuk volume lalu lintasnya, sekitar pukul 20.00 sampai 21.00 WIB sudah mencapai sekitar 70 ribu kendaraan,” kata Ria.

Sebagai salah satu simpul utama arus balik dari Trans Jawa menuju Jakarta, Gerbang Tol Cikampek Utama menjadi titik krusial dalam pengaturan distribusi kendaraan selama periode arus balik.

Untuk menjaga kelancaran arus, pengelola tol melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari penambahan gardu transaksi hingga penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) nasional dan contraflow di sejumlah titik strategis.

Secara kumulatif, PT Jasa Marga mencatat sebanyak 1,7 juta kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek dalam periode H-10 hingga H+2 Lebaran atau 11-23 Maret 2026.

Transportasi laut

Mobilitas arus balik juga terlihat di sektor penyeberangan laut. Di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, ribuan penumpang pejalan kaki terus berdatangan dan memadati ruang tunggu pada periode H+2 Lebaran 2026.

Berdasarkan liputan di lokasi, penumpang yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Merak, Banten, terus berdatangan sejak pagi hingga malam hari. Sebagian pemilir memilih kembali lebih awal untuk menghindari puncak kepadatan, sementara lainnya karena harus segera kembali bekerja.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Partogi Tamba mengatakan berdasarkan data 24 jam posko ASDP, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+2 mencapai 91.657 orang.

“Jumlah tersebut naik 58,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 57.801 orang,” katanya.

Transportasi udara

Dari udara, pergerakan penumpang juga menunjukkan tren peningkatan. Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencatat hampir dua juta penumpang dilayani selama periode angkutan Lebaran hingga H+3.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan lonjakan penumpang tersebut diikuti dengan peningkatan pergerakan pesawat yang mencapai lebih dari 13 ribu penerbangan.

Ia menyebutkan puncak arus balik di bandara terbesar di Indonesia itu diperkirakan terjadi pada akhir Maret dengan potensi pergerakan hampir 200 ribu penumpang dalam satu hari.

“Hari ini kami merencanakan melayani sekitar 190 ribu penumpang, namun puncaknya tetap diprediksi pada Sabtu, 28 Maret,” katanya.

Menurut dia, meskipun trafik meningkat signifikan, operasional bandara tetap berjalan normal berkat penguatan koordinasi antarinstansi serta optimalisasi layanan terutama di area kedatangan penumpang.(ant)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *