THR Warga Desa Wunut Klaten Cair !  Bayi Baru Lahirpun Kebagian

Klaten, DUTA TVWarga Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah sumringah.

Berkat inisiatif pengurus desa, setiap orang menerima Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar Rp 250 ribu, termasuk anak-anak dan bayi baru lahir.

Kepala Desa Wunut Iwan Sulistyo Setiawan mengatakan Pemdes Wunut membagikan THR kepada 2.341 orang kali ini.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk bagi-bagi THR ke ribuan warga itu mencapai Rp 585.250.000.

Menurut Iwan, sumber dana berasal dari BUMDes dari pengelolaan wisata Umbul Pelem Waterpark.

“Tujuan pembagian THR memberikan bantuan secara langsung atau tunai ke semua warga desa Wunut di momen Lebaran.

“Syarat penerima, kepala keluarga atau salah satu anggota keluarga dalam satu KK, pengambilan membawa fotokopi KK,” kata Iwan dikutip, Senin (9/3/2026).

Kebijakan Pemdes Wunut itu membuat warga bahagia. Mereka mengambil jatah THR itu pada Kamis (5/3/26).

“Ya dapat THR lebaran dari BUMDes. Keluarga saya dapat empat orang jadi total Rp 1 juta karena satu orang dapat Rp 250.000,” kata seorang warga, Suwarti, saat pembagian THR di kantor desa dengan wajah berbinar.

Menurut Suwarti, dengan THR itu selaku warga dirinya sangat senang. Sebab bisa digunakan untuk membeli baju.

“Buat beli baju, ya senanglah. Ya ini bagus sekali, pokoknya senang, sangat membantu,” kata dia.

Warga lainnya, Wiyoto, mengatakan datang dalam agenda itu untuk mewakili delapan orang dari tiga kepala keluarga (KK).

“Saya membawakan tiga KK jadi Rp 2 juta, jadi delapan orang. Syaratnya yang penting warga sini, bawa KK,” kata dia.

“Semoga dapat terus lah, semoga rejeki dari umbul (objek wisata umbul Pelem) lancar – lancar, semua sehat. Ya sangat membantu,” kata Wiyoto.

Umbul atau mata air yang berada di Desa Wunut menjadi kunci yang membuat desa itu tajir.

Umbul Pelem yang dikelola oleh BUMDes sejak 2018 itu mampu menyedot banyak wisatawan.

Jumlah pengunjung pada 2018 mencapai 117.713 orang, 2019 menjadi 304.501 orang.

Kemudian, pada 2020 jumlah kunjungan menurun karena COVID, yakni menjadi 156.060 orang.

Lantas 2021 kembali naik menjadi 352.491 orang, dan pada 2022 menjadi 508.008.

Banyaknya wisatawan yang datang ke Umbul Pelem membuat pengelola mendapatkan omzet hingga miliaran rupiah.(dtk)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *