Thailand Resmi Turunkan Standar ‘Manis’ Jadi 50 Persen

Jakarta, DUTA TV – Mulai 11 Februari 2026, pemerintah Thailand resmi mengubah definisi “manis normal” pada minuman menjadi hanya 50 persen dari kadar gula resep sebelumnya.
Artinya, jika pelanggan memesan minuman tanpa memilih tingkat kemanisan, minuman tersebut otomatis disajikan dengan setengah kadar gula dari standar lama.
Kebijakan yang didorong Kementerian Kesehatan Masyarakat ini merupakan respons atas tingginya konsumsi gula masyarakat Thailand yang mencapai rata-rata 21 sendok teh per hari-lebih dari tiga kali lipat jumlah yang direkomendasikan, dikutip dari The Guardian, Selasa (22/2/2026).
Dengan menjadikan 50 persen sebagai pilihan otomatis, pemerintah berharap kebiasaan konsumsi minuman manis dapat berubah tanpa harus melarang gula sepenuhnya.
Namun, apa sebenarnya arti “50 persen” yang disebut-sebut jadi standar terbaru ‘manis normal’ di Thailand?
Perubahan ini tidak menyasar volume minuman, melainkan kadar gula dalam resep standar “manis normal”.
Jika sebelumnya level normal setara dengan 100 persen takaran gula resep awal, kini otomatis menjadi 50 persen.
Tanpa memilih tingkat kemanisan tertentu, konsumen akan menerima minuman dengan setengah dari jumlah gula yang biasa digunakan.
Besaran pastinya bergantung pada resep masing-masing produk.
Sebagai gambaran, produk minuman ukuran 400-500 ml yang sebelumnya mengandung 40-50 gram gula kini turun menjadi sekitar 20-25 gram per gelas.
Pengurangan ini setara dengan sekitar 4-5 sendok teh gula.
Dalam praktiknya, banyak gerai menawarkan pilihan seperti less sugar, normal sugar, hingga extra sugar.
Dengan standar baru ini, pergeserannya dapat digambarkan sebagai berikut:
Normal (sekarang) = 50% dari takaran lama
Extra = bisa setara dengan “normal” versi sebelumnya
Artinya, tingkat kemanisan yang dulu dianggap standar bisa saja kini masuk kategori lebih tinggi, tergantung bagaimana masing-masing gerai menyesuaikan levelnya
Angka ini menjadi penting jika dibandingkan dengan anjuran kesehatan global.
World Health Organization (WHO) merekomendasikan konsumsi gula tambahan idealnya tidak lebih dari 25 gram per hari untuk orang dewasa.
Artinya, satu gelas minuman 100 persen manis bisa melampaui batas harian, sementara versi 50 persen lebih mendekati anjuran tersebut.(dtk)





