TPID Kalsel Gelar Pasar Raya, Stabilkan Harga Pangan Saat Ramadhan

Banjarmasin, DUTA TV — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Selatan menggelar Pasar Raya di stan Pasar Wadai Banjarmasin, tepatnya di depan eks Kantor Gubernur Kalsel. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan.

Sejumlah komoditas dijual dengan harga distributor, di antaranya beras, telur, aneka sembako, hingga LPG yang didukung PT Pertamina (Persero). Harga yang lebih rendah diharapkan mampu memengaruhi harga pasar agar kembali stabil.

Pasar Raya TPID dibuka setiap hari mulai pukul 15.00 WITA dan akan berlangsung selama sepuluh hari mengikuti rangkaian Pasar Wadai.

Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Eddy Elminsyah Jaya, menegaskan pasar raya ini menjadi salah satu instrumen pengendalian inflasi daerah, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional yang biasanya diikuti kenaikan harga bahan pokok.

Ia menyampaikan, tugas pokok TPID adalah menjaga inflasi tetap terkendali. Pasar raya ini menjadi salah satu upaya untuk mengendalikan stabilitas harga pangan pokok, karena pada momentum hari besar keagamaan nasional seperti bulan suci Ramadhan, harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Teguh Arifyanto, mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pasar murah ini, mengingat sejumlah komoditas telah mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Untuk berbelanja, masyarakat diwajibkan melakukan registrasi di lokasi, mengikuti tahapan edukasi singkat terkait inflasi dan perekonomian, kemudian memperoleh kupon senilai Rp25 ribu yang harus dibelanjakan di hari yang sama.

Reporter: Mawardi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *