Genjot PAD, Pemprov Kalsel Ajukan Tiga Raperda Prioritas

Banjarmasin, Duta TV — Dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, tiga raperda prioritas disampaikan melalui Wakil Gubernur Kalimantan Selatan.
Fokus utama adalah perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang pajak dan retribusi daerah. Dalam perubahan itu, evaluasi dilakukan untuk mengoptimalkan potensi pajak, menyesuaikan tarif dan objek retribusi, serta memperkuat transparansi pengelolaan pendapatan.
Selain itu, raperda tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan juga dibahas guna memastikan kontribusi dunia usaha lebih terarah untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.
Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan selain dua peraturan itu, pihaknya juga menyampaikan perubahan perda pengelolaan air tanah yang diarahkan untuk menyesuaikan regulasi nasional. Hal itu sekaligus menjamin perlindungan hak masyarakat atas air dan keberlanjutan sumber daya.
“Usulan kami sudah kami sampaikan tadi penjelasan gubernur. Mudah-mudahan bisa langsung rapat dan mudah-mudahan bisa dapat saran-saran yang konstruktif dan menghasilkan keputusan-keputusan yang tentunya untuk mensejahterakan masyarakat Banua Kalsel. Tadi juga ada saran-saran beberapa anggota, salah satunya dari GT Iskandar, kami akan sampaikan kepada gubernur dan insyaallah saran-saran yang sangat konstruktif tadi kami sangat mengapresiasi dan berusaha menjalankannya dengan sebaik-baiknya,” ujar Hasnuryadi.
Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, H. Supian HK, menegaskan pembahasan ini bagian dari strategi jangka panjang meningkatkan PAD secara berkelanjutan, termasuk menggali potensi baru tanpa membebani masyarakat.
“Untuk mengejar PAD-PAD yang meningkat di tahun-tahun ke depan, alhamdulillah kesadaran masyarakat, wabil khusus pada pemutihan kemarin kita sudah meningkatkan juga PAD itu seperti pajak mobil dan lain-lain. Kami cari lagi untuk pajak air tanah nanti dan selain pada tiga itu apa yang bisa menonjol untuk mendapatkan PAD Kalsel,” tegasnya.
Dengan optimalisasi pajak, penguatan peran perusahaan, dan pembenahan pengelolaan air tanah, Kalsel menargetkan PAD yang lebih progresif sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti




