Sosper Ekonomi Kreatif, Warga Manarap Lama Didorong Buka Usaha Kuliner

Banjar, Duta TV — Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2023 tentang Ekonomi Kreatif yang dilaksanakan Gusti Abidinsyah, anggota DPRD Kalimantan Selatan, di Kelurahan Manarap Lama mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah setempat.
Dalam sosialisasi peraturan daerah tersebut, masyarakat dimotivasi untuk membuka usaha di sektor kuliner melalui pelatihan tata boga.
Ketua RT setempat, Taufik, mengatakan sosialisasi dan pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat bagi warga, terutama dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat. Hal senada juga disampaikan Lurah Manarap Lama yang berharap kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Manarap Lama, khususnya di sektor usaha kecil dan rumah tangga.
“Sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini. Harapan kami dengan adanya kegiatan ini ekonomi kreatif di masyarakat semakin berkembang dengan mendapat pengajaran dan juga tata kelola yang baik, masalah pemasaran dari apa yang sudah diajarkan. Kami sangat berterima kasih dan semoga kegiatan seperti ini bisa selalu dilaksanakan di sini dan di mana saja,” ungkapnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada anggota DPRD Kalsel, Pak H. Gusti Abidinsyah, yang telah melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang ekonomi kreatif. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Manarap Lama,” ucap Hagni, Lurah Manarap Lama.
Sementara itu, Gusti Abidinsyah mengatakan kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dapat memahami lebih jelas mengenai konsep dan peluang ekonomi kreatif. Dalam sosialisasi ini, ia memilih sektor kuliner sebagai salah satu fokus utama karena dinilai memiliki potensi besar dan mudah dikembangkan oleh masyarakat.
“Kami melaksanakan kegiatan yaitu sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang ekonomi kreatif. Maksud dan tujuannya mudah-mudahan masyarakat bisa memahami apa yang dimaksud dengan ekonomi kreatif. Salah satunya adalah kami mengambil satu sektor dari ekonomi kreatif yaitu masalah kuliner. Kami berharap dengan adanya acara ini masyarakat terpacu dan semangat membuka usaha, yang mana dalam kesempatan ini kami juga membawa pelatihan tata boga untuk ibu-ibu yang ada di RT 5 RW 2 Kelurahan Manarap Lama ini. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan apa yang sudah diajarkan bisa dikembangkan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” tuturnya.
Dari sosialisasi peraturan daerah dan pelatihan keterampilan ini, masyarakat Manarap Lama diharapkan dapat lebih mandiri secara ekonomi serta mampu memanfaatkan potensi ekonomi kreatif yang ada di lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis masyarakat.
Reporter: Tim Liputan





