Seluruh Bandara di Indonesia Terapkan Skrining Otomatis Cegah Virus Nipah

Yogyakarta, DUTA TV – Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus memastikan bandara di seluruh Indonesia melakukan skrining untuk mencegah penyebaran virus Nipah.

Dia menegaskan Indonesia belum memberlakukan protokol ketat seperti saat pandemi Covid-19 dalam waktu dekat.

“Indonesia itu otomatis sudah melakukan skrining, jadi kita punya alat deteksi pasien suhu tinggi sudah bisa dideteksi. Tapi memang proses skrining seperti Covid belum kita lakukan,” kata Benjamin di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (28/1/2026).

Sejumlah negara Asia Tenggara juga menerapkan langkah serupa untuk mencegah penyebaran virus Nipah. Thailand paling ketat.

Negeri gajah putih itu meningkatkan skrining kesehatan di bandara utama sebagai langkah pencegahan terhadap virus Nipah, khususnya bagi penumpang yang tiba dari wilayah berisiko seperti West Bengal, India.

Tiga bandara besar, Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket, melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan pemantauan kesehatan penumpang.

Hingga kini, lebih dari 1.700 penumpang telah diperiksa dan belum ditemukan kasus Nipah di Thailand.

“Di Thailand sudah bagus, dilakukan skrining. Thailand sebagai tempat transit itu segera jaga-jaga lah,” kata Benjamin.

Selain itu, kata Benjamin, otoritas di India sudah menerapkan lockdown  pascatemuan kasus penyakit yang diakibatkan oleh virus Nipah.

“Jadi di India pun sudah langsung melakukan lockdown, di India pun kencang, mereka nggak mau kasusnya terbang ke negara lain,” ujarnya.

Benjamin menyebut jika virus Nipah ini pertama kali diidentifikasi pada 1998 silam.

Tingkat kematiannya pada manusia cukup tinggi, meski di satu sisi penyebarannya secara global masih rendah.

“Memang angka kematiannya sangat tinggi, tetapi jumlah kasus di dunia ini belum sampai seribu kasus. Jadi, belum sampai Indonesia,” kata Benjamin.(cnni)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *