Banjir Berangsur Surut, Posko Pengungsian Ubudiyah Ditutup

Tanah Laut, Duta TV — Setelah 21 hari menampung ratusan pengungsi dari dua kecamatan di Kabupaten Tanah Laut, Posko Pengungsi Banjir Pondok Pesantren Ubudiyah Peduli akhirnya resmi ditutup pada Rabu sore.
Penutupan posko pengungsian ini seiring kondisi banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bati-Bati dan Kecamatan Kurau kini berangsur telah surut.
Para pengungsi memilih kembali ke rumahnya masing-masing lantaran kondisi rumah mereka yang sebelumnya tergenang banjir kini level airnya berangsur menurun.
Sebelumnya di Posko Ubudiyah Peduli terdata sebanyak 295 jiwa pengungsi banjir dari sejumlah desa di Kecamatan Bati-Bati dan Kecamatan Kurau, dan pada Rabu kemarin tersisa tujuh keluarga dengan jumlah 22 jiwa yang dipulangkan.
Para pengungsi yang akan pulang ke rumahnya juga dibekali paket sembako untuk mencukupi keperluan selama beberapa hari ke depan.
Paket sembako dan logistik tersebut merupakan bantuan dari para dermawan yang terkumpul di dapur umum Posko Ubudiyah atau merupakan sisa bahan baku untuk memasak makanan selama 21 hari bagi para pengungsi.
Total sembako yang dibagikan ada 116 paket sembako, dengan rincian 98 paket sembako yang dibagikan untuk keluarga pengungsi yang mau pulang dan 18 paket sembako untuk guru-guru di Ponpes Ubudiyah yang juga terdampak banjir.
Koordinator Posko Peduli Banjir Ponpes Ubudiyah, Muhammad Habibi, mengatakan, “Alhamdulillah sudah penutupan posko pengungsi banjir Ubudiyah Peduli, Rabu 21 Januari 2026 para pengungsi sudah bisa pulang semuanya, hari terakhir ada tersisa 7 keluarga 22 jiwa, alhamdulillah sudah pulang semua, total yang mengungsi di sini 295 jiwa, 98 KK, mereka berasal dari dua kecamatan, dari Bati-Bati Desa Benua Raya 64 KK dan Desa Bati-Bati 13 KK dan sisanya dari Desa Kali Besar Kecamatan Kurau 13 KK. Kami berikan juga paket sembako logistik dari dapur umum, setelah kami memasak untuk konsumsi pengungsi dan sisanya kami bagikan.”
Salah satu pengungsi, Bahrudin, mengatakan, “Di posko pengungsian ini sudah 10 hari, pelayanan di sini bagus, di rumah sebatas lutut, harapannya ke depan mudah-mudahan enggak banjir lagi.”
Para pengungsi yang merupakan penyintas banjir berharap agar ke depannya tidak ada lagi terjadi musibah banjir yang melanda pemukiman mereka.
Selama masa operasional, Posko Ubudiyah Peduli didukung oleh dermawan, baik perorangan, lembaga, instansi pemerintah, hingga ormas yang turut membantu penyintas banjir.
Reporter: Suhardadi





