Belasan Rumah di Martapura Timur Rusak Terhempas Puting Beliung

Martapura, DUTA TV — Angin puting beliung menerjang permukiman warga di Desa Melayu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, pada Selasa pagi (23/12/2025), saat warga sedang melakukan ibadah salat subuh.
Angin kencang yang datang secara tiba-tiba bersamaan dengan turunnya hujan mengakibatkan belasan rumah warga rusak dalam sekejap.
Sebanyak delapan rumah warga mengalami kerusakan cukup parah hingga atap dan dinding roboh, sementara lima rumah lainnya mengalami kerusakan sedang karena atap terhempas angin kencang. Musibah angin kencang kali ini terjadi di RT 06 Desa Melayu, Kecamatan Martapura Timur.
Seorang warga, Nurul Wikayati, mengatakan pusaran angin puting beliung terjadi saat warga sedang menjalankan salat subuh dan menghempaskan dinding serta atap rumahnya. “Teputar-putar angin, dikira ketuk-ketuk di WC situ, sekalinya angin mehambus kencang, atap tekirap terbang,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Afdholi, yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah, mengaku saat peristiwa terjadi dirinya sedang berada di rumah mertuanya di Kecamatan Sungai Tabuk karena istrinya hendak melahirkan. Untuk sementara, rumahnya tidak bisa ditempati karena dinding dan atap rumah tersapu angin kencang.
“Waktu kejadian ulun masih di Sungai Tabuk di rumah mertua karena istri mau melahirkan. Saat kejadian rumah kosong, habis semua. Untuk sementara tidur di tempat mertua di Sungai Tabuk. Harapan nggak ada terjadi lagi, kalau bisa ada bantuan dari pemerintah,” tuturnya.
Ironisnya, bencana angin puting beliung kali ini terjadi di saat kawasan RT 06 Desa Melayu sedang mengalami kebanjiran sejak sebulan terakhir. Musibah angin kencang ini mengakibatkan 13 rumah warga rusak serta jaringan listrik terputus.
Pasca kejadian, tim dari BPBD Banjar dan Baznas menyalurkan bantuan berupa peralatan rumah tangga dan bahan makanan.
Reporter : Suhardadi





