Bupati Banjar Tekankan Peningkatan Kualitas SDM dan Kesehatan Warga

Martapura, DUTA TV — Apel kerja gabungan digelar Pemerintah Kabupaten Banjar, yang diikuti oleh perwakilan SKPD dan instansi terkait, bertempat di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura, pada Senin (11/08/25) pagi.
Apel gabungan kali ini dengan inspektur upacara Bupati Banjar, Saidi Mansyur, sekaligus menjadi momentum menyampaikan dan memaknai berbagai agenda strategis pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Bupati Banjar menyampaikan bahwa sejumlah agenda strategis diluncurkan, di antaranya pelepasan Tim Waspada Rabies Kabupaten Banjar, penandatanganan surat edaran bersama tentang Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, serta peluncuran Program Tuntas Banjar.
Usai apel, dilakukan pelepasan secara simbolis Tim Waspada Rabies Kabupaten Banjar dengan pengalungan ID card kepada delapan orang perwakilan tim oleh Bupati Banjar.
Kemudian penyerahan sertifikat penghargaan atas kontribusi dalam Program Tuntas Banjar, antara lain kepada Perumda Pasar Bauntung Batuah dan pamong belajar Heri Febriani dari SPNF SKB Banjar yang telah mendata 288 anak tidak sekolah.
Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan perlengkapan belajar kepada 3 orang peserta didik dan bantuan pendidikan dari Baznas Kabupaten Banjar melalui UPZ Dinas Pendidikan, yang disaksikan oleh perwakilan Bank Kalsel Cabang Martapura dan Ketua Baznas Banjar.
Bupati Banjar, Saidi Mansyur, menyampaikan bahwa apel yang dilaksanakan tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga sarana untuk menyampaikan agenda penting yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat Banjar.
“Apel ini bukan sekadar rutinitas, tetapi juga wadah menyampaikan agenda besar yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat Banjar,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan surat edaran bersama mengenai pelaksanaan pendidikan karakter yang ditandatangani oleh Bunda PAUD dan Kepala Kantor Kemenag.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Liana Penny, Program Tuntas Banjar merupakan inovasi untuk menuntaskan masalah anak tidak sekolah (ATS) melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder, untuk kemudian mereka diajak kembali menempuh pendidikan, baik formal maupun nonformal.
Liana Penny juga menegaskan bahwa program ini mendapatkan dukungan dari beberapa pihak.
“Program ini juga mendapat dukungan dari Baznas melalui UPZ Dinas Pendidikan untuk membantu anak-anak yang terkendala ekonomi agar bisa kembali bersekolah,” kata Liana Penny.
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama Forkopimda dalam mendukung Program Tuntas Banjar, wajib belajar 13 tahun, pendidikan karakter, serta optimalisasi PAUD holistik integratif.
Reporter: Suhardadi dan Yulian





