Terdampak Proyek Trotoar, 24 Pohon di Lambung Mangkurat Ditebang

Banjarmasin, Duta TV — Puluhan pohon di proyek trotoar di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat, harus dikorbankan atau ditebang akibat kelanjutan proyek tersebut. Totalnya, ada 24 pohon yang ditebang untuk rekonstruksi trotoar tersebut.
Untuk pohon yang ditebang merupakan jenis angsana. Sedangkan gantinya pohon jenis jakaranda. Jakaranda dinilai lebih sesuai dengan tipikal perkotaan, karena akarnya tidak mengganggu trotoar yang bakal dibangun.
Sementara, menurut Kabid Pertamanan, Sarana dan Prasarana DLH Banjarmasin, M. Fauzi Noor, mereka sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Banjarmasin terkait penebangan dan penanaman kembali pohon di sekitar kawasan Lambung Mangkurat, khususnya di kawasan yang sedang dibangun trotoar.
“Sesuai dengan perbincangan antar pimpinan akan diganti dengan jenis pohon yang sama dengan rekonstruksi trotoar tahap satu. Memang ada 24 pohon angsana yang ditebang. Namun, semua itu dilakukan melalui prosedur yang jelas dan sudah dikaji dampaknya. Pihak PUPR akan mengganti dengan pohon jakaranda yang memiliki kanopi rindang tapi akarnya tidak merusak infrastruktur,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemko Banjarmasin kembali melanjutkan proyek rekonstruksi trotoar ramah difabel di kawasan Lambung Mangkurat. Di tahap kedua ini, trotoar dibangun sepanjang 900 meter lebih dengan lebar satu koma dua meter, yang menghabiskan anggaran tujuh koma dua miliar, yang berasal dari APBD 2025.
Reporter: Zein Pahlevi





