Peran ISPIKANI sebagai Wadah Profesional Sarjana Perikanan di Banua Diapresiasi Pemprov Kalsel

Banjarbaru – dutatv.com, Perikanan budidaya bakal memegang peranan strategis sebagai substitusi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat. Untuk itu, Pemprov mengajak ISPIKANI untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor perikanan di Kalimantan Selatan.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Isharwanto saat membuka Diskusi Panel Strategi Perikanan Berkelanjutan bersama Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel di Banjarbaru, Senin (14/7).

Dalam sambutannya disampaikan pentingnya peran ISPIKANI sebagai wadah profesional sarjana perikanan dalam pembangunan daerah.

“Forum ini menyatukan para sarjana perikanan, khususnya di Kalimantan Selatan, agar dapat saling menjalin relasi dan berkontribusi terhadap pembangunan sektor perikanan. Sebagai negara maritim dengan wilayah 70 persen berupa lautan, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya perikanan yang sangat besar, termasuk di Kalimantan Selatan yang dianugerahi kawasan pesisir dan rawa-rawa produktif,” ujar Isharwanto membacakan sambutan Gubernur.

Selain itu, juga perlu pengelolaan yang berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung inovasi di sektor perikanan.

“Keberadaan ISPIKANI sangat kami apresiasi. Saya berharap para sarjana perikanan dapat memberikan kontribusi terbaik, memanfaatkan teknologi, serta senantiasa menjaga keberlanjutan lingkungan. Tantangan krisis pangan global ke depan perlu menjadi perhatian bersama, sebab kebutuhan protein hewani terus meningkat sementara sumber daya tangkap terbatas,” imbuhnya.

“Sebagaimana prinsip pemerintahan kami, ‘Bekerja Bersama, Merangkul Semua’, saya mengajak rekan-rekan ISPIKANI untuk bahu-membahu memberikan kontribusi terbaik bagi Banua,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan sekaligus memacu penguatan sumber daya manusia sektor perikanan yang berdaya saing dan peduli lingkungan.

Selain diskusi panel, agenda juga dirangkai dengan pengukuhan kepengurusan ISPIKANI Kalimantan Selatan. Forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi para sarjana perikanan untuk berkontribusi dalam pengelolaan potensi kelautan dan perikanan di Banua secara berkelanjutan

Arian

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *