Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi, September akan Dibangun 100 lagi

Jakarta, DUTA TV — Pemerintah mulai melaksanakan program Sekolah Rakyat di tahun ajaran baru 2025-2026, pada Senin (14/7) hari ini. Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan pemerintah akan mulai membangun 100 sekolah rakyat permanen pada September 2025.
Sekolah-sekolah ini akan menjadi fasilitas pendidikan khusus untuk keluarga dari desil 1-5 dalam data sosial ekonomi nasional.
Kementerian Sosial, bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, menyiapkan pembangunan sekolah rakyat permanen sembari melihat bakal lokasi yang diusulkan setiap pemerintah kota/kabupaten.
“Kementerian PU bersama Kementerian Sosial terus mencari lokasi yang permanen,” ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan itu di Sentra Antasena Magelang, Jawa Tengah, Minggu (13/7/2025).
AHY menyebutkan, sebanyak 63 sekolah rakyat tahap IA– siap menyelenggarakan pendidikan pada 14 Juli 2025–berbentuk rintisan alias merevitalisasi gedung milik Kementerian Sosial.
“Ini (sekolah rakyat rintisan) untuk mengawali dulu karena Pak Presiden tidak ingin menunggu, menunda-nunda,” ucap Ketua Umum Partai Demokrat itu.
Dalam keterangan di laman sekolahrakyat.kemensos.go.id, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang bertujuan memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan.
Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sekolah Rakyat merupakan sekolah dengan model asrama atau boarding school yang menyediakan pendidikan 100 persen gratis untuk jenjang SD, SMP dan SMA.(net)





