Pemko Banjarmasin Anggarkan Rp 4 M Untuk Pengurukan di TPA Basirih

BANJARMASIN, DUTA TV – Penanganan sampah di Banjarmasin terus dilakukan oleh Pemko Banjarmasin hingga saat ini.
Meskipun Pemko mengklaim sudah mulai mengurangi pembuangan sampah ke TPA Banjarbakula, namun DLH masih harus mengurangi volume sampah tersebut.
Selain mengurangi sampah, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin juga terus melakukan pembenahan pada TPA Basirih, seperti pengolahan saluran air lindi dan memperbanyak TPS 3R, serta melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.
Pembuangan sampah ke TPA Banjarbakula juga sudah mengalami penurunan. Dari 300 ton lebih, saat ini sudah berkurang menjadi 200 ton.
Menurut Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, Pemko sudah menyiapkan anggaran sekitar 4 miliar untuk menguruk tumpukan sampah.
Pengurukan sampah juga harus dipilah terlebih dulu. Sampah yang boleh diuruk adalah yang sudah tertumpuk selama 15 hingga 20 tahun.
Pengurukan juga nantinya dilakukan dengan tanah merah, dengan anggaran yang sudah disiapkan.
“Agustus akan dikurangi dari 200 ke 100. Kita harus memaksimalkan bank sampah dan pusat daur ulang. Landfield agar diuruk dengan tanah merah, kita anggarkan di perubahan 3 sampai 4 M,” ungkap Wali Kota Banjarmasin.
“Sampah yang sudah puluhan tahun ditutup, di mana yang bisa kita tutup. Secara tidak langsung boleh, tapi ada ketentuan,” tambahnya.
“Dari hasil rapat, ada beberapa poin yang ditindaklanjuti, 5 poin. Dari rekomendasi Kementerian PU kami kaitkan sanksi dengan rekom. Hasilnya rehabilitasi, dua peran serta, pengelolaan TPA dan urukan. Kita menyelesaikan 3 poin dulu, nanti bisa memasukkan sampah kembali,” terang Alive Yosefah Love Kadis LH Banjarmasin.
Sementara, untuk tumpukan sampah yang masih baru, pihak DLH Kota Banjarmasin akan melakukan pemilahan kembali pada sampah yang masih bernilai ekonomis agar bisa dimanfaatkan kembali.
Reporter : Zein Pahlevi





