Warga Banjar di Jabodetabek Diminta Jaga Nama Baik Banua

Jakarta, DUTA TV — Warga Banjar yang merantau di Jabodetabek diminta menjaga nama baik Banua Kalimantan Selatan.
Permintaan itu disampaikan Ketua DPRD Kalsel saat menghadiri silaturahmi dan halal bihalal warga Banjar yang ada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, bertempat di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta.
Mengusung tema “Menyambung Tali Silaturahmi dan Menguatkan Identitas Banjar di Perantauan”,
halal bihalal ini juga dihadiri jajaran wakil ketua DPRD Kalsel, tak terkecuali Gubernur serta Wakil Gubernur Kalsel.
Ketua dewan berpesan agar seluruh warga Banjar di perantauan mempererat persatuan dan mampu beradaptasi dengan penduduk daerah lainnya yang berdomisili di Jabodetabek.
“Alhamdulillah hari ini adalah pertemuan warga Banjar yang ada di Jakarta. Saya berterima kasih kepada panitia, bisa menyatukan warga Banjar yang ada di perantauan. Ada gubernur dan beberapa bupati/wali kota yang hadir, ini adalah suatu kebersamaan. Semoga bisa dipertemukan yang akan datang. Harapannya mereka menjaga harkat martabat Kalsel dan bisa berkolaborasi dengan penduduk lain.”kata H. Supian HK – Ketua DPRD Kalsel.
Dalam kesempatan ini, dewan berjanji akan ikut memperjuangkan permintaan alkah bagi warga Banjar di Jabodetabek. Sedikitnya 4 miliar rupiah anggaran sudah disepakati untuk dialokasikan ke penyediaan alkah warga Banjar, dan diharapkan bisa terealisasi segera.
Dalam momentum ini, panitia juga menyediakan gerai Usaha Mikro Kecil Menengah yang menjual kuliner dan kerajinan khas Banjar.
Turut hadir Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofi, serta para tokoh masyarakat Kalsel yang ada di Jabodetabek.
Tim Liputan





