Panti Asuhan Raudhatun Nasyi’in Sembelih 17 Ekor Sapi

Banjarbaru, DUTA TV Panti Asuhan dan Ponpes Raudhatun Nasyi’in di Kota Banjarbaru mendapatkan amanah dari masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban pada perayaan Iduladha 1446 Hijriah, termasuk satu ekor sapi dari Wali Kota terpilih, Hajjah Erna Lisa Halaby, Jumat pagi.

Pada perayaan ibadah kurban, panitia Panti Asuhan dan Ponpes Raudhatun Nasyi’in tahun ini menerima 17 ekor sapi dan 6 ekor kambing, di mana penyembelihan tetap dilaksanakan pada hari Jumat yang didukung seluruh tenaga pengajar dan santri.

Khusus untuk penyembelihan dilakukan oleh tenaga pengajar. Kemudian untuk menguliti serta memotong bagian sapi diserahkan kepada pekerja yang sudah terampil, untuk menghemat waktu pengerjaan.

Selain dibagikan kepada masyarakat dan santri, daging hewan kurban sebagian juga disisihkan untuk memenuhi kebutuhan hidup santri, sehingga mendapatkan makanan sehat dan bergizi.

Kembar Rijhan dan Fuad Senang Bisa Kurban

Sementara itu, pelaksanaan ibadah kurban di Panti Asuhan dan Ponpes Raudhatun Nasyi’in memiliki makna tersendiri bagi kembar Muhammad Rijhan dan Muhammad Fuad.

Diketahui, keduanya sudah menjalani proses panjang belajar di panti asuhan yang beralamat di Komplek Kelapa Gading, Kota Banjarbaru, yakni selama 10 tahun dan hampir menyelesaikan pendidikan akademi farmasi.
Keduanya merasa bahagia karena dalam pelaksanaan ibadah kurban kali ini, mendapatkan jatah sebagai peserta kurban.

Diketahui, selain memberi ilmu pendidikan, di Panti Asuhan dan Ponpes Raudhatun Nasyi’in yang saat ini membina 270 orang santri secara gratis dari sejumlah kabupaten/kota se-Kalsel dan Kalteng, anak-anak juga mendapatkan pendidikan life skill, termasuk dalam hal pelaksanaan ibadah kurban — mulai dari tugas menimbang bagi santri anak-anak hingga penimbangan oleh santri remaja.

Metode pendidikan life skill ini menjadi salah satu pendidikan keterampilan, sehingga para santri memiliki keahlian lain di luar ilmu tentang agama maupun ilmu pendidikan umum yang diperoleh selama menjadi santri.

Reporter : Tarida Sitompul

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *