Berbekal Ilmu Pengetahuan & Teknologi, Lulusan UNISM Siap Bersaing di Dunia Kerja

BANJARMASIN, DUTA TV — Berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi, sebanyak 156 lulusan Universitas Sari Mulia (UNISM) tahun akademik 2024–2025 yang diyudisium pada Selasa pagi, dipastikan siap bersaing di dunia kerja.
Pihak universitas meyakini para lulusan mampu meraih pekerjaan sesuai dengan bidangnya. Rektor Universitas Sari Mulia menyampaikan bahwa selama menjalani perkuliahan, seluruh mahasiswa telah dibekali dengan kurikulum yang dimodifikasi dengan berbagai program unggulan di UNISM, seperti keahlian berbahasa asing.
Selain itu, pihak universitas juga menjalin kolaborasi profesional dengan berbagai mitra, termasuk hingga ke luar negeri.
Rektor berpesan agar para lulusan dapat menjaga nama baik Universitas Sari Mulia, serta menaati berbagai prosedur yang berlaku. Terlebih setelah mengikuti yudisium, mereka telah disumpah untuk menjalankan profesi sesuai kode etik.
“Yang diyudisium 156, semoga lulusan kita semakin berprestasi dan berkarya. Harus benar-benar mengikuti apa pun prosedur, dan ingat, apa yang dilakukan harus sesuai norma agama dan norma keilmuan supaya makin maju dan cemerlang.” Tutur Dr. Hj. RR Dwi Sogi Sri Redjeki – Rektor Universitas Sari Mulia.
“Untuk mempersiapkan lulusan yang unggul ini, kami dari sisi akademik sudah membekali ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai perkembangan zaman, apalagi sekarang kita di era industri 4.0. Kurikulum kami perbarui dan modifikasi dengan keunggulan-keunggulan yang ada di UNISM. Dengan kolaborasi profesional, kami yakin mahasiswa dan alumni kami siap bersaing di dunia kerja dan meraih pekerjaan sesuai bidangnya.” Ucap Dr. Dede Mahdiyah, M.Si, CIRR – Wakil Rektor I Bidang Akademik dan SDM UNISM.
“Akan terus memajukan kualitas demi mencapai prestasi-prestasi untuk membawa universitas ke jenjang yang lebih tinggi.” Kata Dr. Adriana Palimbo – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan UNISM.
Sebanyak 156 lulusan yang diyudisium berasal dari tiga fakultas, yaitu Fakultas Kesehatan, Fakultas Humaniora, serta Fakultas Sains dan Teknologi. Dalam yudisium ini juga diumumkan lulusan terbaik yang meraih predikat cumlaude dengan IPK tertinggi mencapai 3,99.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti





