Pedansa Kalsel Asah Kemampuan di Jabar, Gunakan Anggaran Pribadi

Banjarmasin, DUTA TV — Dua Pedansa Kalimantan Selatan mengecap ilmu di Jawa Barat. Dinda Loveliza dan Rikma Nafiha Rahman, harus bergabung dengan Tim Dansa Jabar lantaran di Kalsel keterbatasan pelatih nomor pre amateur standar serta free for all foxtrot.
Ironisnya, training center yang dilakuan sejak mei ini membuat keduanya merogoh kocek sendiri.
Pasalnya, tak ada anggaran uji coba yang digelontorkan untuk cabang Dansport. Diakui tim pelatih, Muslih, keduanya kerap menyisihkan insentif atlet setiap bulan untuk membayar operasional selama di kota orang.
Perjamnya mereka harus membayar operasional latihan dan instruktur sebesar 800 ribu rupiah. Kedua pedansa ini pada babak kualifikasi PON lah sukses meraih medali emas di grub C, yang mana Kalsel tergabung dengan Jogja, Jabar, Sulawesi Utara, Sulsel serta Riau.
“Selain itu di Jawa Barat ada atlet yang sudah masuk kategori amateur, itu tingkatannya sudah di atas atlet atlet kita,” kata Muslih, Pelatih Dansa Kalsel.
Sementara itu, Kalsel sendiri meloloskan delapan Pedansa ke PON Aceh Sumut yakni, sasi Rasyid, Muhammad Fauzan, Queenansya Taras Decyra Soo, Medina Islamita Azizah, Ratih Indah Pertiwi dan Aldya Musoufi.
Reporter : Nina Megasari


