HMI Minta Beasiswa Difabel Dimasukkan ke Raperda

Banjarmasin, DUTA TV Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan meminta masukan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalimantan Selatan  sebagai bahan untuk rancangan peraturan daerah tentang fasilitasi penguatan pendidikan karakter yang tengah digodok.

Beberapa masukan yang didapat adalah pengelompokan beasiswa, dimana saat ini belum ada perda yang mengatur tentang alokasi beasiswa bagi difabel.

Ketua Badan Pengelola Latihan HMI Kota Banjarmasin Rizki Khoiru Rizal mengatakan, ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian HMI,  seperti tata kelola teknis dan mekanisme dalam pembentukan karakter, serta bagaimana pengelompokan beasiswa-beasiswa yang diadakan oleh provinsi Kalimantan Selatan.

“Pertama tata kelola teknis dan mekanisme dalam raperda serta bagaimana pengelompokan beasiswa yang hari ini belum menyentuh di bagian2-bagian yang mahasiswa perlukan. Poin terkhusus yaitu mahasiswa difabel, mahasiswa aktifis mahasiswa yang bergerak di bidang sosial karena itu kita lihat kurang diperhatikan,”ujarnya.

“Kita lihat pendidikan adalah hal yang sangat kompleks. Kita harus melihat dari sudut pandang sosial budaya karena  implementasi di lapangan sebagus apapun perda kalau tidak dikawal tidak akan bisa berjalan maksimal. Maka itu dengan  kehadiran kami ada beberapa tambahan seperti  beasiswa difabel dan aktifis. Mudahan itu bisa dimasukkan ke dalam perda dan diterima dengan  baik, sehingga kalau perda itu sudah  ada maka akan meningkatkan kualitas pendidikan dan pemuda di Kalsel,”ucap Abdi Aswadi, Ketua Umum Badan Kordinasi HMI Kalimantan Selatan.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan M. Lutfi Saifuddin memastikan masukan ini akan menjadi bahan untuk diakomodir, sehingga manfaatnya bisa betul-betul dirasakan mahasiswa Kalimantan Selatan.

”Alhamdulillah banyak sekali tadi disampaikan oleh HMI Banjarmasin, dan ini untuk  menambah dan memperkaya raperda agar betul-betul bisa sesuai dengan  kebutuhan di Kalsel. Bagaimanapun HMI adalah organisasi kemahasiswaan, jadi mereka sangat tahu sekali kondisi apa yang  diperlukan mahasiswa Kalsel. Mudahan hari ini apa usulan yang  disampaikan bisa terakomodir dan memberikan manfaat bagi mahasiswa di Kalsel,”tuturnya.

Raperda ini sendiri sudah akan memasuki tahap uji publik, dan ditarget bisa difinalisasi tahun ini. Dalam kesempatan ini, HMI juga meminta bantuan dan dukungan dari Komisi IV untuk mengikuti pelaksanaan musyawarah nasional HMI yang digelar di Jawa Tengah pada akhir Juni ini.

 

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *