PUPR Kalsel Perlebar Jembatan Irigasi Sungai Sipai

Martapura, DUTA TV — Kondisi sehari hari lalu lintas di Jembatan Irigasi Sungai Sipai Kecamatan Martapura yang cukup padat.
Kendaraan roda empat atau lebih, harus mengalah memberi jalan mobil dari arah kota Banjarbaru atau sebaliknya dari kota Martapura karena jembatan selebar tiga meter, hanya bisa dilalui satu kendaraan.
Kondisi kemacetan di jembatan penghubung Desa Sungai Sipai ke kota Banjarbaru itu, sudah berlangsung belasan tahun, seiring dengan pertumbuhan pemukiman penduduk di Desa Sungai Sipai dan Kota Banjarbaru.
Kondisi semakin parah, ketika bertepatan dengan pelaksanaan haul guru sekumpul, jalur arus lalu lintas di jembatan itu mengalami kemacetan parah, baik untuk arus kedatangan maupun saat arus kepulangan jemaah haul guri sekumpul.
Terkait itulah, menurut pejabat Kabid Bina Marga Hidayat, Pemprov Kalsel mengalokasikan dana sekitar Rp 5 milliar untuk melebarkan jembatan, dengan menambah jembatan baru, sehingga jembatan memiliki lebar 7 meter, 6 meter badan jalan dan sisanya untuk pejalan kaki.
Ditargetkan jembatan bisa selesai sebelum haul abah guru sekumpul, agar bisa membantu kelancaran lalu lintas Jemaah.
Sementara itu, untuk menunjang pembangunan Jembatan Sungai Sipai, Pemkab Banjar mengalokasikan penataan drainase dari arah kota Banjarbaru di jalan taruna praja dengan anggaran sekitar Rp 2,8 milliar.
Untuk merealisasikan pelebaran Jembatan Sungai Sipai, Dinas PUPR Kalsel juga membebaskan sebuah toko, agar akses dari Banjarbaru ke Martapura, bisa diperlebar.
Reporter : Tarida Sitompul





