Pasokan Tersendat, Pedagang Kehabisan Stok Beras SPHP

Kotabaru, DUTA TV — Beras subsidi yang disalurkan pemerintah melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP belakangan langka di Kotabaru.
Para pedagang kehabisan stok lantaran tersendatnya pasokan dari Bulog. Salah seorang pedagang beras di pasar kemakmuran Hariansyah mengatakan sudah setengah bulan ini stok beras SPHP di tokonya kosong.
Kalaupun ada pasokan dari Bulog, jumlahnya tak sebanyak biasa. Bahkan 400 sak beras SPHP yang ia pesan sejak sepekan lalu belum juga datang dengan alasan beras masih dikemas. Padahal karena harganya yang terjangkau, permintaan masyarakat terhadap beras SPHP cukup tinggi.
“Dipadahkan kosong ada ja di Bulog, tapi di toko kadada sudah setengah bulan. Kada tentu, biasa 400 ini datang 100. Ada pang pesan cuma belum datang sudah seminggu, alasannya masih dikemas,” kata Hariansyah.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang Bulog Kotabaru Aditya Dwi Hanggara mengatakan tersendatnya pasokan beras SPHP terjadi akibat keterlambatan stok masuk dari pusat. Saat ini pihaknya terus melakukan percepatan pengemasan agar pasokan beras SPHP kembali normal.
“Kan seluruh Indonesia pengirimanbanyak tapi alhamdulillah awal bulan ini sudah masuk dan kita lakukan percepatan pengemasan semoga sampai lebaran kita bisa mengoptimalkan penyebaran dan penambahan stok di toko-toko,” tutur Kepala KC Bulog Kotabaru.
Adapun stok masuk yang diterima Bulog Kotabaru di awal Maret tadi sekitar 1300 ton dan masih ada sisa 350 ton lagi dalam perjalanan. dari pantauan di gudang terlihat tumpukan beras SPHP siap edar dan sejumlah pekerja yang sibuk melakukan pengemasan.
Bulog Kotabaru sendiri mulai hari ini akan menambah pasokan beras SPHP ke pasar-pasar maupun para pedagang yang menjadi mitra. Seiring bertambahnya pasokan diharapkan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan beras murah tersebut.
Reporter : Nazat Fitriah





