Banjir Masih Setia ‘Temani’ Warga Kabupaten Banjar Hingga Ramadhan

Martapura, DUTA TVSejumlah rumah warga Desa Labuan Tabu Kabupaten Banjar, kembali terendam banjir, sejak beberapa minggu terakhir, seiring dengan luapan air Sungai Riam Kanan dan Sungai Riam Kiwa, serta tingginya curah hujan, dan kerusakan alam.

Kondisi sama juga dialami warga di Desa Bincau, Bincau Muara hingga Desa Tunggul Irang Ilir, yang berada pada daerah aliran Sungai Riam Kanan.

Badan jalan yang melintasi desa-desa tersebut, terendam hingga kedalaman 40 cm, sehingga rumah-rumah yang lebih rendah dari jalan lebih parah.

Banjir yang tidak kunjung berakhir, sebanyak 9 kali dalam tiga bulan di awal tahun 2023 itu, membuat puluhan ribu jiwa di enam Kecamatan, harus melaksanakan ibadah puasa dalam suasana ekstra sabar.

Menurut salah satu korban banjir di Desa Bincau Muara, Faisal, pada hari pertama bulan Ramadhan ia harus memasak, dan sahur bersama keluarga diatas apar-apar, karena dapur dan ruang tamu terendam banjir.

Sementara itu, sejumlah pemerintahan desa tidak bisa menyalurkan bantuan dari dana desa, karena terbentur status dari Pemkab Banjar, yakni banjir musiman. Disamping itu dana darurat hanya 3 persen atau sekitar Rp21 juta, diprioritaskan membantu korban kebakaran dan bencana besar.

Sementara itu, di Desa Tunggul Irang Ilir, 500 jiwa dari 150 kepala keluarga, tercatat masih terdampak becana banjir, sejak awal bulan Januari 2023, dengan pasokan bantuan dari Pemkab Banjar, yang terbatas.

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *