Kenapa Pula Imigrasi Kena Amuk Jokowi ?

Jakarta, DUTA TV — Sebulan terakhir Presiden Joko Widodo (Jokowi) sering ‘mengamuk’ dan menegur bawahannya. Setelah perihal pengadaan barang, kini Jokowi meluapkan amarahnya soal imigrasi.
Amukan Jokowi terungkap saat kepala negara memimpin rapat terbatas bersama jajarannya secara tertutup di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, membahas mengenai visa on arrival (VoA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).
Sebagai catatan, rapat dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan jajarannya.
Presiden menegur otoritas imigrasi terkait dengan pelayanan visa dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) yang dinilai lelet dan menyulitkan pendatang, baik turis dan investor.
Presiden menyebut bahwa banyak keluhan yang masuk mengenai urusan imigrasi, termasuk bagi kalangan dunia usaha, sehingga dia mengharapkan perubahan total dalam pelayanan imigrasi menjadi lebih memudahkan dan melayani.
“Auranya yang saya rasakan itu, imigrasi ini masih mengatur dan mengontrol,” tegas Jokowi dalam rapat terbatas, seperti dikutip, Selasa (13/9/2022).
“Sehingga apa? Akhirnya apa? Menyulitkan. Ini yang diubah total, harus. Yang seharusnya auranya adalah memudahkan dan melayani.”
Jokowi mengharapkan perubahan total dalam pelayanan imigrasi yang selama ini menjadi tanggung jawab Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), menjadi lebih memudahkan dan melayani.
Ternyata, keluhan Jokowi ditanggapi oleh pengusaha yang kerap melihat masalah ini terjadi di lapangan.
Masalahnya ada pada celah-celah akan terjadinya potensi pungli. Padahal, pengusaha utamanya dari luar negeri mengutamakan kepraktisan.
Potensi terjadinya antre seharusnya bisa diminimalisir dengan sistem digital yang jelas, sehingga potensi terjadinya kontak dengan petugas atau manusia menjadi minim.(cnbci)





