BPKPAD Targetkan Kenaikan Capaian Pajak Hingga Rp 200 Milyar

Banjarmasin, DUTA TV — Meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, Pemko Banjarmasin menargetkan peningkatan diseluruh sector, seiring dengan mulai berjalannya perekonomian di kota seribu sungai saat ini.

Sebelumnya, atau pada tahun 2021 lalu capaian pajak sekitar 300 milyar lebih. Sedangkan untuk tahun ini badan pengelolaan keuangan pendapatan dan aset daerah, menargetkan 400 hingga 500 milyar setahun.

Peningkatan pajak yang paling besar kebanyakan dari pajak restoran dan rumah makan. Pasalnya, pada pertengahan tahun ini capaian nya sudah sekitar 60% menyusul pajak hotel yang hampir 50%.

Hal itu diungkapkan langsung oleh kepala BPKPAD kota Banjarmasin, Edi Wibowo disela- sela kegiatan sosialisasi pajak pusat dan daerah di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin pagi tadi.

“Kalau ulun secara pribadi potensi kita cukup besar adalah dengan pertumbuhan kota yang rami artinya tumbuhlah usaha cafe restoran dan lainnya sumber potensi pajak. Tambah masyarakat suka makan di cafe dan restoran, kita perlu melakukan pendataan sepanjang Jalan Lambung Mangkurat dan A Yani. Setelah pendataan baru kita jadikan wajib pajak dengan 400 tapping box sekitar 300 kami menargetkan 2022 ada kenaikan 100 sampai 200,” kata Edi Wibowo, Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin.

“Hari ini kita sosialisasi pajak daerah dan pusat karena ini penting ya karena pemulihan ekonomi itu ga ada cerita kalau kita gak punya duit. Makanya perlu mengajak wajib pajak membayar pajak, hakikatnya pajak di ambil dari rakyat, jadi pengusaha ini membantu kita mencollect karena itu pajak yang sudah dipungut sesegeranya diserahkan ke Pemko dan pemerintah pusat. Penting sosialisasi dan termasuk silaturahmi. Potensi itu ada, kami yakin Banjarmasin kota jasa kota dagang. Bagaimana, jasa dan dagang berkontribusi untuk pembangunan kota. Khususnya wajib pajak supaya pulih dari pandemic,” ucap Ibnu Sina, Wali Kota Banjarmasin.

Sementara, pihaknya juga akan memasang taping box di beberapa restoran dan rumah makan, untuk bisa mendapatkan capaian target pajak pada tahun 2022 ini. Selain itu, mereka juga akan menggenjot sejumlah sektor pajak yang masih minim, seperti pajak hiburan dan juga penerangan jalan umum atau PJU.

Reporter : Zein Pahlevi

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *