Akhirnya Anak Geng Motor Menangis di Kaki Orang Tua

Jakarta, DUTA TV Kepolisian Resor (Polres) Bogor mempertemukan para anggota geng motor dengan orang tua mereka di Aula Mapolres Bogor, Jumat (27/5). Mereka pun diarahkan untuk memohon maaf kepada orang tua serta mendeklarasikan pembubaran geng motornya.

Anggota geng motor dengan rata-rata berusia di bawah 18 tahun itu, berbaris di hadapan polisi. Kemudian ketua geng motor Geng All Brothers Netral itu diminta membacakan deklarasi pembubaran kelompok mereka.

Usai membacakan deklarasi pembubaran, beberapa anggota geng motor meminta maaf kepada orang tua masing-masing. Tak ayal kegarangan mereka ketika di atas motor pun sirna dan berganti dengan isak tangis, ketika bersujud di kaki orang tua.

Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengungkapkan, geng motor tersebut diamankan polisi yang sedang berpatroli di wilayah Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Mereka mengklaim diri sebagai Geng All Brothers Netral.

“Sehingga kami amankan mereka, dan saat ini sudah mendeklarasikan diri untuk membubarkan kelompok mereka dengan penuh kesadaran,” kata Iman, Jumat (27/5).

Menurut Iman, ada 18 anak di bawah usia 18 tahun diamankan dan mendeklarasikan pembubaran geng mereka. Pasalnya geng ini kerap meresahkan warga dengan berkeliling mengendarai sepeda motor untuk melakukan aksi tawuran dengan kelompok lain.

Polisi juga mengamankan barang bukti senjata tajam berupa celurit kecil yang dibawa salah satu remaja. Namun hingga saat ini belum ditemukan adanya korban dari aksi mereka di jalanan.

“Saat kami amankan, itu ada satu orang yang membawa sajam celurit kecil sehingga kami amankan. Belum ada korban, jadi untuk motifnya mencari eksistensi,” ungkapnya.

Setelah dibubarkan, mereka dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing. Karena, mereka masih di bawah umur dan masih sekolah.(mer)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *