7 Fraksi Beri Masukan Soal RAPBD, Sentil Soal Efisiensi Perjalanan Dinas

provinsi Kalimantan Selatan, memberikan masukan dan catatan, dalam rapat paripurna pemandangan umum rencangan anggaran pendapatan dan belanja daerah atau RAPBD provinsi Kalsel tahun 2025.Salah satu yang disentil adalah terkait perjalanan dinas yang dinilai tidak efisien.
Hal itu disebutkan fraksi gabungan demokrat persatuan perjuangan. Dalam masukannya perwakilan fraksi DPP Gusti Abidinsyah menyebut, dalam sakip award 2024 pada 2 Oktober lalu, seluruh instansi pemerintah agar dapat melakukan reformasi birokrasi yang memberikan dampak langsung. Namun kenyataannya Menpan RB masih banyak menemukan serapan anggaran yang habis begitu saja hanya untuk hal hal yang kurang esensial seperti perjalanan dinas.
Menanggapi hal itu, Sekretaris daerah provinsi Kalsel akan memerintahkan seluruh SKPD untuk menindaklanjuti berbagai masukan yang krusial. Ia juga memastikan tak hanya perjalanan dinas, di tahun anggaran 2025 pihaknya juga akan lebih mengefektifkan berbagai kegiatan kedinasan lain yang tidak memberikan dampak optimal untuk masyarakat.
“Kedepan yang pasti semua anggaran bukan hanya perjalanan dinas kita akan susun dengan baik bersama teman-teman DPRD dan kita akan instruksikan semua kepala dinas agar bisa melaksanakan semua anggaran tak terkecuali perjalanan dinas agar lebih efektif dan efisien
Disebutkan dalam RAPBD Kalsel 2025, pendapatan daerah sebesar 10,4 triliun rupiah, dan belanja daerah sebesar 11,5 triliun rupiahrupiah, ” Kata Roy Rizali Anwar, Sekdaprov Kalsel.
sementara, dari pembiayaan sisa lebih perhitungan anggaran atau Silpa anggaran tahun sebelumnya, sebesar 1,1 triliun rupiah dengan pengeluaran 50 miliar rupiah.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti





