6 Tahanan Polda Kalsel Diduga Alami Penganiayaan

Banjarmasin, Duta TV — Enam orang tahanan yang mendekam di tahanan titipan atau dit tahanan Polda Kalsel diduga mengalami penganiayaan oleh sejumlah oknum anggota polisi.
Penganiayaan itu terjadi pada Minggu, 11 Februari 2024, dan mencuat setelah korban menyampaikan hal tersebut kepada kuasa hukumnya.
Akibat peristiwa itu, dua orang tahanan mengalami patah tulang di kaki, dan lainnya mengalami luka lebam.
Kedua korban yang mengalami patah tulang itu adalah RRP, yang patah kaki pada bagian kanan, sementara FA retak di kaki kiri, dan keduanya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.
Setelah mencuatnya kasus ini, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, akhirnya buka suara. Ia membenarkan kasus itu terjadi yang dilakukan oleh enam anggota Polda Kalsel yang berjaga di Direktorat Tahanan Titipan Polda Kalsel.
Adam menjelaskan, penganiayaan itu bermula saat petugas jaga mendapati pengiriman makanan kepada salah satu tahanan, yang didalamnya ditemukan dua paket narkoba jenis sabu. Namun, saat ditanyakan kepada tahanan, para korban tidak mengaku sabu itu milik siapa, sehingga terjadi tindakan penganiayaan tersebut.
Sementara proses penyelidikan yang dilakukan anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel berhasil mengamankan satu orang terduga berinisial RY, yang menyelundupkan dua paket sabu ke dalam tahanan Polda Kalsel.
Sementara untuk enam orang oknum polisi yang melakukan penganiayaan sudah dilakukan penempatan khusus di sel Mako Brimob untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan terancam hukuman kode etik dan pidana umum.
Tim Liputan





