5 Pos PSBK di ‘Kampung Tangguh’

 

DUTA TV BANJARMASIN – Kampung-kampung di Banjarmasin saat ini sudah mendirikan pos-pos Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK).

Menurut Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, pembangunan pos-pos PSBK di kampung atau tingkat RT itu merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Masyarakat di kota ini mulai meningkatkan kesadaran dan disiplin untuk mengamankan kampungnya dengan mendirikan pos-pos swadaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar perwira menengah Polri itu, Rabu (3/6).

Dia mengatakan, pembangunan pos-pos PSBK yang dilakukan oleh tiga pilar kelurahan itu mengadopsi Polda Jatim yang membuat desa tangguh. Di Banjarmasin dibuat dengan nama kampung kuat, kampung tangguh atau kampung sehat bebas Covid-19.

“Aparat gabungan tiga pilar yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pihak kelurahan nanti akan melakukan kontrol di setiap kampung-kampung agar semua berjalan kondusif,” kata Kombes Pol Rachmat didampingi Wakapolresta AKBP Sabana Atmojo SIK MM saat meresmikan Kampung Sehat Banua di Kelurahan Banua Anyar Kecamatan Banjarmasin Timur.

Dalam kegiatan ini, masyarakat dengan kesadaran sendiri mengamankan kampungnya untuk mengingatkan warganya untuk memakai masker dan membawa penyanitasi tangan. Warga setempat juga akan memeriksa tamu yang masuk ke daerahnya untuk periksa suhu badan menggunakan thermo gun, wajib memakai masker dan berlaku juga jam malam memportal pintu-pintu masuk sesuai protokol dan SOP kesehatan.

Saat ini ada lima kampung tangguh yang sudah dibangun di Banjarmasin. Diantaranya di Kelurahan Banua Anyar, Kelurahan Pemurus Luar, Kelurahan Sungai Andai, Kelurahan Surgi Mufti, dan Kelurahan Basirih Selatan.(ern/rep)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *