185 Titik Panas Terpantau di Kalsel

Banjarmasin, DUTA TV — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan menyatakan sebanyak 185 titik panas (hotspot) terpantau satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di provinsi itu sepanjang hari Sabtu (19/9).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Sahruddin menjelaskan bahwa titik panas diiringi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas.

“Dalam sepekan terakhir, hotspot terbilang tinggi. Bahkan pada Kamis (17/9) lalu ada 195 titik terpantau dengan kebakaran lahan cukup banyak terjadi,” katanya akhir pekan lalu.

Beberapa hari terakhir kebakaran lahan banyak terjadi di daerah utara Kalsel dari Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan hingga Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Utara.

“Makanya helikopter untuk ‘water bombing’ banyak kita arahkan ke sana. Apalagi titik yang terbakar sulit ditembus Satgas Darat,” lanjut Sahruddin.

Sahruddin mengaku bersyukur musim kemarau saat ini masih diselingi hujan meski sifatnya hanya hujan lokal dengan intensitas rendah. Karena itu lahan yang terbakar belum menyentuh lapisan tanah gambut yang kondisinya masih basah akibat hujan yang masih kerap terjadi.

Sesuai prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kalsel saat ini mulai memasuki arah ke puncak kemarau. BPBD Kalsel telah menetapkan status siaga karhutla terhitung sejak 1 Juli hingga 30 November mendatang.(rol)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *