Pilkada Ditunda, KPU Minta Daerah Kalkulasi Dana

 

DUTA TV – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman meminta KPU Provinsi maupun Kabupaten/Kota memperhatikan anggaran Pilkada 2020. Sebab setelah pilkada serentak ditunda, berdampak pada ketersediaan anggaran untuk pelaksanaan tahapan selanjutnya.

“Misalnya, apakah semua tahapan yang sudah dikerjakan masih kita bisa gunakan di tahapan yang nanti akan diputuskan dilanjutkan kapan,” ujar Arief dalam diskusi virtual di Jakarta (5/4).

Dia menjelaskan, beberapa opsi waktu penundaan Pilkada 2020, akan berimplikasi pada sejumlah tahapan yang sudah dikerjakan sebelumnya. Misalnya, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sudah dilantik, perlu dicermati apakah mereka masih memenuhi syarat atau tidak.

Contoh lain, jika ada diantara PPK yang sakit, meninggal dunia, atau mengundurkan diri akibat penundaan pilkada, KPU daerah akan kembali melakukan rekrutmen PPK yang memerlukan anggaran.

Arief mengatakan, setiap KPU daerah perlu memastikan apakah anggaran yang ada masih cukup atau tidak untuk melanjutkan tahapan pilkada.

“Apakah anggarannya cukup untuk mmelakukan tahapan yang harus diulang dari awal karena beberapa hal misalnya, sudah tidak bisa relevan lagi, atau kondisi sudah berubah, karena kita melanjutkannya dengan jeda waktu yang cukup lama,” ujar dia.

Arief mengakui, banyak hal yang belum bisa dipastikan terkait rencana penundaan Pilkada 2020. Akan tetapi, dia meminta KPU daerah membuat laporan pertanggungjawaban terhadap anggaran pilkada yang sudah digunakan.(ern/rep)

#UPDATE CORONA KALSEL


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *